Wow, Mantan Bupati Luwu Utara Sebut Idrus Marham Pecundang

Dalam peryataan itu, Luthfi juga membandingkan Idrus dengan sejumlah pejabat dunia yang pernah mundur karena merasa gagal.

Wow, Mantan Bupati Luwu Utara Sebut Idrus Marham Pecundang
chalik/tribunlutra.com
Ciutan Luthfi A Mutty

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Anggota DPR RI dari Partai NasDem, Luthfi Andi Mutty, angkat bicara terkait mundurnya politisi Sulsel asal Pinrang, Idrus Marham dari jabatan Menteri Sosial Republik Indonesia, karena tersandung kasus korupsi.

Coloteh mantan Bupati Luwu Utara dua periode ditulis di akun Facebooknya, Luthfi Mutty.

Luthfi yang lolos ke DPR RI dari Dapil Sulsel 3 menyebut keputusan Idrus mundur dari jabatan menteri bukanlah sebuah sikap seorang kesatria tapi pecundang.

Dalam peryataan itu, Luthfi juga membandingkan Idrus dengan sejumlah pejabat dunia yang pernah mundur karena merasa gagal.

Berikut peryataan Luthfi:

MUNDUR KRN KORUPSI KOK DIBILANG KESATRIA

Mundurnya Idrus Marham disebut sikap kesatria. Apa betul?
Ini beberapa contoh pejabat yg mundur secara kesatria

1. PM Korsel Lee Hae Chan mundur krn merasa bersalah. Dia main golf disaat Serikat Pekerja Kereta Api mogok kerja.

2. Chung Hong Won. PM Korsel lainnya, mundur sebagai wujud tanggung jawab atas tenggelamnya kapal feri yg menelan korban hampir 500 jiwa.

3. Menteri urusan ekonomi Taiwan, Chih Kung Lee mundur krn listrik mati 6 jam yg merugikan banyak UMKM.

4. Yukio Hatoyama, PM Jepang mundur krn merasa gagal mewujudkan janji kampanyenya. Memindahkan sebuah pangkalan militer AS dari Okinawa.

5. Presiden Yunani George Panpandreau mundur krn merasa gagal mengatasi masalah ekonomi di negara itu.

Kesimpulan: sikap kesatria itu mundur krn merasa gagal mengemban amanah. Bukan krn melanggar hukum. Mereka mundur semata-mata krn etika. Mereka merasa, secara etika tdk patut lagi jadi pemimpin.
Sedangkan korupsi itu adalah perbuatan melawan hukum. Perbuatan merampok negara. Korptor itu bukan kesatria tapi pecundang.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved