Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Semarak Harganas XXV Sulsel di Taman Pakui Sayang

Total Fertility Rate di Sulawesi Selatan berdasarkan hasil SDKI 2017 sebesar 2.4 atau turun 0.2 point dari SDKI 2012 yaitu 2.6.

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Mahyuddin
HANDOVER
Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Soni Sumarsono membuka puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV di Taman Pakui Sayang, Jl AP Pettarani, Makasssar, Senin (6/8/2018). 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Soni Sumarsono membuka puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV di Taman Pakui Sayang, Jl AP Pettarani, Makasssar, Senin (6/8/2018).

Kegiatan itu dirangkaikan Pencanangan Baksos TNI KB-Kesehatan dan Bhayangkara KB-Kesehatan Tingkat Provinsi Sulawesi-Selatan 2018 

Dalam kesempatan tersebut, Soni menyampaikan beberapa Program Keluarga Berencana yang diberikan pemerintah untuk tidak diragukan karena betujuan untuk menghasilkan generasi bangsa yang cerdas dan berkualitas.

"Tujuan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, di samping itu wujudnya adalah untuk membangun manusia yang berkualitas," kata Sumarsono.

Baca: Pemkab Luwu Timur Borong 5 Penghargaan di Harganas ke-25

Sumarsono menyebutkan, tujuan dari membangun manusia berkualitas hanya bisa hadir dan hanya akan bisa tumbuh dari generasi muda yang berkualitas.

Generasi muda yang berkualitas hanya bisa tumbuh dan berkembang dari remaja berkualitas, remaja berkualitas hanya akan bisa tumbuh dan berkembang dari anak yang berkualitas.

Sementara anak yang berkualitas hanya akan tumbuh dari seorang dari bayi berkualitas, bayi yang berkualitas hanya akan tumbuh dan berkembang dari janin seorang ibu yang berkualitas.

Janin yang berkualitas akan tumbuh dari keluarga yang berkualitas.

Pembangunan keluarga berkualitas memang tidak dapat dipisahkan dengan upaya pemerintah dalam mensukseskan program KB Nasional.

Program KB Nasional terus mengalami perkembangan sesuai dengan perubahan lingkungan masyarakat.

Berdasarkan hasil SDKI Tahun 2017, Indikator substantif program KB di Sulawesi Selatan menunjukkan perkembangan positif dari hasil survey sebelumnya.

Total Fertility Rate di Sulawesi Selatan berdasarkan hasil SDKI 2017 sebesar 2.4 atau turun 0.2 point dari SDKI 2012 yaitu 2.6.

Penurunan Total Fertility Rate tersebut merupakan keberhasilan dalam menekan angka kelahiran di Sulawesi Selatan.

Baca: Harganas BKKBN Sulsel, Pj Gubernur Sumarsono Bagi-bagi Sepeda

Hasil Sensus Penduduk tahun 2010 dan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015 semakin jelas menunjukkan bahwa pertambahan dan pertumbuhan penduduk di Indonesia meningkat.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved