Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pakai Uang Jamaah, Madrasah Al Markaz Maros Diresmikan

Peresmian bangunan ini ditandai dengan penguntingan pita yang telah disiapkan oleh panitia penyelenggara.

Penulis: Ansar | Editor: Mahyuddin
HANDOVER
Bangunan Madrasah Ibtidaiyah Al-Markaz Maros diresmikan Sekretaris Daerah (Sekda) Baharuddin dan Kepala Kementrian Agama, Syamsuddin, Minggu (5/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Bangunan Madrasah Ibtidaiyah Al-Markaz Maros diresmikan Sekretaris Daerah (Sekda) Baharuddin dan Kepala Kementrian Agama, Syamsuddin, Minggu (5/8/2018).

Bangunan berlantai tiga tersebut berdiri di atas lahan seluas 500 meter persegi, dengan lebar 21 meter dan panjang 8 meter. Bangunan jamaah tersebut tepat berada di bagian belakang Masjid Almarkaz.

Peresmian bangunan ini ditandai dengan penguntingan pita yang telah disiapkan oleh panitia penyelenggara.

Sebelum peresmian, pengurus masjid juga gelar halal bihalal dengan menghadirkan AGH Faried Wadjedy.

Ketua Harian Masjid Almarkaz Maros, Thamrin Ramli mengatakan, madrasah yang menggunakan anggaran jamaah tersebut, mulai dibangun sejak Februari 2015.

Baca: Deposit Rp 350 Juta ke Hamzah Mamba, Begini Cerita Korban Abu Tours di Maros

Setelah dibangun setelah bertahap, bangunan tersebut akhirnya bisa dirampungkan setelah menelan anggaran sebesar Rp 808.687.850.

"Jika ditender, anggaran sekitar Rp 800 juta mungkin masih sangat kurang. Bisa jadi mencapai mencapai Rp 1 miliar. Makanya kami putuskan untuk swadaya saja. Bangunan berdiri tanpa bantuan dari pemerintah," katanya.

Pengurus membangun Madrasah tersebut, lantaran kapasitas ruang kelas yang berada di lantai dasar masjid, sudah tidak mampu menampung 200 siswanya.

200 siswa tersebut berasal dari semua tingkatan kelas, mulai kelas 1 hingga kelas 6. Belum lagi, anak TK atau TPA yang juga menggunakan ruang lantai satu.

Baca: Permainan Tradisional Dilombakan di SKBKT Tompobulu Maros

"Jauh hari sebelumnya, kamu sudah merencanakan pembangunan ruang kelas untuk madrasah. Tempat awal, sudah tidak mampu menampung siswa," katanya.

Thamrin berterima kasih dan mengparesiasi kepada semua jemaah dan donatur yang telah membantu, untuk membangun madrasah.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved