Ini 16 Judul PKM Unhas yang Lolos Pimnas 2018
Unhas juga berhasil mengalahkan jumlah peserta Universitas Gadjah Mada dengan 13 PKM.
Penulis: Munawwarah Ahmad | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan Tribun Timur, Munawwarah Ahmad
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar berhasil meloloskan 16 tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-31 di Universitas Negeri Yogyakarya, 28 Agustus-2 September 2018.
Jumlah tersebut meningkat dari Pimnas ke-30 yang digelar di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, dengan hanya meloloskan 13 PKM dan berada pada urutan kedelapan peserta terbanyak.
Dengan jumlah tersebut, Unhas juga berhasil mengalahkan jumlah peserta Universitas Gadjah Mada dengan 13 PKM dan Universitas Airlangga yang hanya meloloskan 7 PKM.
"Selama dua tahun terakhir, bidang kemahasiswaan Unhas secara sistematis mengambil langkah strategis menghadapi PIMNAS. Misalnya, diadakan pendampingan mahasiswa mulai tingkat prodi, dibentuk Pokja, klinik Program Kreativitas Mahasiswa, dan lain-lain," kata Ishaq Rahman, kepala Unit Humas dan Protokoler Unhas, Jumat (3/8/2018) malam.
Baca: Menurun, UMI Hanya Loloskan 1 PKM di Pimnas 2018
Baca: Empat Kampus di Makassar Loloskan Tim di PIMNAS ke-31, Unhas Terbanyak
Unhas hanya dikalahkan oleh Universitas Brawijaya (25 PKM), Universitas Indonesia (18 PKM) dan Universitas Diponegoro (17 PKM).
Tahun ini 136 perguruan tinggi loloskan PKM di Pimnas dengan jumlah PKM 440.
Berikut 16 Judul PKM Unhas. Unhas paling banyak meloloskan tim pada PKMKC (5), PKMK (1), PKMM (3), PKMPE (3) dab PKMPSH (4).
1. "LAMPION GAMMARA" LAMPION TENUN ETNIS BUGIS-MAKASSAR- TORAJA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG INDUSTRI KREATIF BERBASIS BUDAYA LOKAL
Puji Puspa Sari (PKMK)
2. INOVASI ALAT PENGOLAH LIMBAH PLASTIK MENJADI BBM (BAHAN BAKAR MINYAK) MENGGUNAKAN TENAGA SURYA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN LIMBAH PLASTIK DI PULAU 3 T (TERDEPADAN, TERLUAR, TERTINGGAL)
3. HYBRID ROAD STUD : PAKU MARKA JALAN DENGAN TEKNOLOGI SISTEM PEMBANGKIT HYBRID MENGGUNAKAN SEL PHOTOVOLTAIC DAN PIEZOELEKTRIK
Ahmad Shaadiq Bahar (PKMKC)
4. DISTALIS ( Deteksi Dini Penyakit Periodontal Melalui Sensor Halitosis )
Filzah Azalia (PKMKC)