Aktivitas Sabung Ayam dan Candoleng-doleng di Marang Sudah Berkurang
Iptu Nompo menambahkan, daerah sabung ayam paling sering di Kecamatan Marang adalah Kampung Ujung.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan TribunPangkep.com, Munjiyah Dirga Ghazali
TRIBUNPANGKEP.COM, MARANG - Kasus Sabung ayam dan aktivitas candoleng-doleng (aksi tarian bugil yang diperagakan oleh sejumlah biduan muda) di wilayah Polsek Marang saat ini sudah berkurang.
Kapolsek Marang, Iptu Nompo menyebut warga yang akan berlomba menyabung ayam sudah diberi pemahaman.
"Kita selalu gagalkan kalau ada sabung ayam di wilayah Marang, sebelumnya memang ada sekitar empat sampai lima tiap bulan dan mereka biasa jadwalkan. Tapi saat ini kita sudah tahu dan tunggui mereka makanya sudah berkurang," tuturnya kepada TribunPangkep.com di Mapolsek Marang, Kamis (2/8/2018).
Baca: Polsek Sesean Grebek Judi Sabung Ayam, Hanya Satu yang Tertangkap
Baca: Menari Candoleng-doleng, Biduan Asal Soppeng Diamankan di Parepare, Segini Bayarannya
Dikatakan, aktivitas sabung ayam paling sering dijumpai di Kampung Ujung. "Disini sering sekali sabung ayam, tapi sekarang kita selalu pantau itu sudah tidak lagi," ungkapnya.
Iptu Nompo juga mengaku soal candoleng-doleng pihak Polsek melarang dan tidak memberikan izin jika itu menyangkut tarian erotis.
"Kita tetap kasi mereka izin keramaian tapi untuk izin candoleng-doleng itu tidak. Kita pantau dan kasi pemahaman yang punya hajatan kalau tarian erotis seperti candoleng-doleng tidak baik dipertontonkan," jelasnya.(*)