Kampanye Stop Bulliying di Makassar, Pemain Film Aib CiberBully Gandeng KPAI
Film yang mengkampanyekan stop bulli tersebut, baru bisa dinikmati di bioskop mulai 2 Agustus 2018 di seuruh bioskop tanah air.
Penulis: Munawwarah Ahmad | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Pemain dan kru film Aib #Cyberbully sambangi kota Makassar, Minggu (29/7/2018).
Para pemain hadir menyapa penggemarnya di lantai dua Trans Studio Mal (TSM) terdiri dari Mikeey Lie (Cupy), Harris Illanno Vriza (Anthony), Adeayu Sudrajat (Bianca), Shoumaya Tazkiyyah (Ciska).
Sementara dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) diwakili oleh Komisioner KPAI bidang Pendidikan Retno Listyarti.
Film yang mengkampanyekan stop bulli tersebut, baru bisa dinikmati di bioskop mulai 2 Agustus 2018 di seuruh bioskop tanah air.
Baca: Buat Bioskop Mini di Indonesia City Expo 2018, Pemkot Pamer Film Anak Makassar
Mikeey Lie saat konfrensi pers mengaku senang bisa terlibat dalam film horor yang penuh drama yang mengandung banyak pendidikan tersebut.
"Kami senang bisa terlibat di film ini. Lewat film ini kami ingin memberitahu betapa buruknya dampak bulli khususnya kepada remaja dan orangtuapun kami edukasi,"kata pemeran Cupy.
Hal senada juga disampaikan Bianca yang turut senang karena diberikan kesempatan bermain dan ikut menjadi bagian dari kampanye stop bulli yang juga didukung penuh oleh KPAI tersebut.
"Kalau dari reading sampai syuting itu kita butuh waktu satu setengah bulan. Dan syutingnya berlanjut terus. Tidak ada yang terpotong karena sulit menemukan emosi ke emosi setiap adegannya,"kata Cupy.
Film Aib bukan bukan dari true story melainkan diangkat dari kasus-kasus bulli yang berujung bunuh diri dan akibat negatif lainnya yang ditimbulkan.
Film ini diangkat berdasarkan riset-riset yang dilakukan sutradara Amar Mukhi bersama tim penulis.
Di antaranya adalah kisah siswa bunuh diri di Bekasi, Jawa Barat.
Juga korban pembullyan di SMU di Jatinegara, Jakarta Pusat.
KPAI juga membantu melalui data pelaporan sebanyak kurang lebih 11 ribu kasus pembullyan yang terjadi pada anak-anak.
“Dan semua peristiwa berakhir menyedihkan. Bikin miris. Kalau membacanya rasanya tidak percaya ini terjadi di Indonesia,” kata Amar Mukhi, yang juga bertindak sebagai produser film AIB #Cyberbully.
Baca: VIDEO: Kisah Nyata Silariang Bikin Terharu Istri Pencipta Lagu Sajang Rennu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aib-cyberbully_20180729_223514.jpg)