Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jokowi Mau Datang, Imigran di Makassar Ngaku 'Dikurung' di Penampungan

Mereka belum mendapatkan solusi untuk diberangkatkan ke negara ketiga yang menjadi tujuan mereka.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Suryana Anas
handover
Pengungsi asal Rohingya di Makassar 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kedatangan Presiden RI Joko Widodo menjadi masalah bagi Imigran yang tinggal dipenampungan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Para pengungsi dilarang keluar dari tempat penampungan. Semua akomodasi pengungsi ditutup rapat selama orang nomor satu Indonesia masih berada di Makassar.

"Saya di larang keluar wisma dengan alasan pak Joko Widodo datang di Makassar. Sementara saya di kurung dalam wisma tidak bisa keluar," kata salah seorang pengungsi asal Rohingya yang minta disamarkan namanya.

Pengungsi juga tidak bisa keluar untuk salat di Masjid, bahkan tidak bisa bertemu dengan keluarga yang menikah dengan orang Indonesia.

"Mulai tadi subuh saya dilarang ke Masjid. Untuk keperluan apa apa saya tidak bisa keluar. Ada yang sakit mau beli obat tidak diperbolehkan petugas Imigrasi," tuturnya.

Ia mengaku sudah hampir enam tahun tinggal di Makassar, tepatnya tahun 2013.
Namun mereka belum mendapatkan solusi untuk diberangkatkan ke negara ketiga yang menjadi tujuan mereka.

"Sampai saat ini tidak solusi untuk kehidupan kami, tetapi Kenapa kami masih di kurung klo ada pak Jokowi .Kami juga sebagai manusia. Mau merasa hidup normal seperti manusia biasa tapi setiap saat kami yang teraniaya," keluhnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved