Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pertama dalam Sejarah, 3 Besar Orang Terkaya di Dunia Diduduki Pengusaha Teknologi, Ada Bos Facebook

Jumlah kekayaan Zuckerberg mencapai 81,6 miliar dollar AS, lebih tinggi 373 juta dollar AS dari Buffet.

Editor: Sakinah Sudin
turner.com
Mark Zuckerberg 

TRIBUN-TIMUR.COM - CEO Facebook Mark Zuckerberg kini menduduki posisi ketiga dalam daftar orang terkaya di dunia, menyingkirkan CEO Berkshire Hathaway Warren Buffet.

Dilansir melealui CNNMoney, pada Jumat (9/7/2018) lalu, jumlah kekayaan Zuckerberg mencapai 81,6 miliar dollar AS, lebih tinggi 373 juta dollar AS dari Buffet.

Adapun Zuckerberg berhasil menduduki posisi nomor 3 di Bloomberg Billionaires Index lantaran saham Facebook meningkat 2,4 persen, dan sepanjang tahun ini, saham facebook telah meningkat hingga 15 persen.

Baca: Konser Celine Dion, Mulan Jameela Sedih Tak Bisa Nonton, Maia Estianty Bahagia Duduk di Kursi VIP

Baca: Andres Iniesta Tak Sendiri, 4 Pesepak Bola ini Nyatakan Pensiun dari Timnas Setelah Piala Dunia 2018

Baca: Kabar Cristiano Ronaldo Pindah ke Juventus Malah Bikin Fiat Marah, Kok Bisa?

Sebagai informasi, untuk pertama kalinya dalam sejarah posisi orang terkaya di dunia diduduki oleh pengusaha-pengusaha teknologi seperti CEO Amazon Jeff Bezos yang menduduki posisi pertama dengan total kekayaan 141 miliar dollar AS, disusul oleh pendiri Microsoft Bill Gates, kemudian di posisi ketiga diduduki oleh Zuckerberg.

Sementara di pasar modal, meski terkadang tidak stabil, harga saham-saham di sektor teknologi cenderung berada posisi yang cukup baik di sepanjang thaun 2018 ini.

Baca: Patroli di Lorong, Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Abdesir

Baca: Dulu Heboh Disebut Pelakor Kakap, Kini Mayangsari Bawa Kabar Bahagia dengan Bambang Trihatmodjo

Saham Netflix telah meningkat dua kali lipat tahun ini, sementara saham Amazon naik 46 persen, Apple meningkat hingga 11 persen, dan Google 9 persen.

Investment Strategist CFRA Research Lindsey Bell mengatakan saham teknologi diharapkan dapat mendorong lonjakan pasar saham di tahun 2019.

Warren Buffet pun kini juga mulai masuk dan bertaruh di dunia teknologi dengan membeli 75 persen dari saham Apple pada kuartal pertama tahun ini.

Sebelumnya, dirinya telah memiliki 165 juta saham dari Apple. Sehingga kini, Apple menjadi salah satu holding terbesar Berkshire Hathaway. (Kompas.com)

Skandal Cambridge Analytica di Pilpres AS

Sebelumnya, Facebook sempat tersandung skandal Cambridge Analytica.

Mark Zuckerberg mengakui bahwa raksasa jejaring sosial itu telah "membuat kesalahan" yang menyebabkan data jutaan pengguna Facebook dieksploitasi oleh sebuah perusahaan jasa konsultasi politik.

Perusahaan itu, Cambridge Analytica dituduh menyalahgunakan data pengguna Facebook untuk kepentingan para klien politik mereka.

Dalam sebuah pernyataan, Zuckerberg mengatakan, memang telah terjadi tindakan "pelanggaran kepercayaan."

Dalam wawancara dengan CNN, dia mengatakan "meminta maaf yang dalam," dan berjanji untuk mengambil tindakan terhadap berbagai "aplikasi bermasalah".

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved