Staf Desa Ajjakkang Dilarikan ke RSUD Barru, Diduga Dianiaya Kepala Desa
Arwinsyah mengaku dipukul di sebuah lapangan bola (sawah kering), di Dusun Ajakkang, pada Kamis (5/7/2018) sore.
Penulis: Akbar | Editor: Imam Wahyudi
Padahal, lanjut Saharuddin,dirinya tidak membayar gaji Arwinsyah lantaran malas berkantor.
"Menurut saya itu kan wajar gajinya tidak saya bayar, karena dia jarang sekali masuk kantor, masa mau digaji. Itu juga hak saya sebagai Kades untuk ambil keputusan itu," katanya.
Saharuddin pun mengaku sempat beradu mulut dengan Arwinsyah di TKP itu, Dusun Ajjakkang sebelum perkelahian.
"Pada saat saya masih bicara, Arwinsyah meludah di hadapan saya," ungkapnya.
Atas sikap Arwinsyah itu, muncul ketersinggungan oleh Saharuddin.
"Pas meludah, di situ saya tersinggung sampai terjadilah perkelahian. Untung saya tangkis pukulannya, sementara pukulanku masuk di mukanya," jelas Saharuddin.
Atas kasus tersebut, Arwinsyah dilarikan ke RSUD Barru oleh rekannya lantaran hidungnya berdarah.
"Saya heran. Kenapa tiba - tiba hidungnya berdarah, padahal waktu saya berkelahi tidak ada apa-apa saya lihat di mukanya," kata Saharuddin, yang menyebut pukulannya hanya pelan ke Arwinyah.