Pilkada Wajo
Ketua Panwaslu Wajo Bikin Peserta Rapat Pleno KPU Menangis
Tangis bermula saat Ketua Panwaslu Kabupaten Wajo Andi Bau Mallarangeng membacakan puisi karangannya di depan para peserta rapat.
Penulis: St Hamdana Rahman | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman
TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Pemungutan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Wajo yang digelar KPU Kabupaten Wajo diwarnai tangis haru, Jumat (6/7/2018).
Tangis bermula saat Ketua Panwaslu Kabupaten Wajo Andi Bau Mallarangeng membacakan puisi karangannya di depan para peserta rapat.
Puisi tersebut diberinya judul 'Pengabdi Demokrasi'.
"Kami yakin tidak sedang bekerja, tapi kami sedang beribadah. Tak peduli fitnah dan intimidasi, kami bangga menjadi petugas demokrasi," ucap Mallarangeng membacakan salah satu bait puisinya dengan suara bergetar dan mata berair.
Tangis Mallarangeng dan peserta rapat pun makin pecah kala Mallarangeng memutuskan tidak akan mendaftar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
"Melalui kesempatan ini, kepada teman-teman Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), saya tidak lagi akan mendaftar sebagai anggota Bawaslu. Terima kasih atas kerja samanya di Pilkada serentak ini," tuturnya.
Rapat pleno tersebut digelar di Hotel Sermani, Jl. Bau Baharuddin, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/waji_20180706_175227.jpg)