Pilwali Parepare 2018

Temukan Modus Kecurangan Penggunaan 3.000 Suket, Pendukung FAS-AS Demo di Panwaslu

Telah terjadi modus kecurangan dengan menggunakan Surat Keterangan (Suket).

Temukan Modus Kecurangan Penggunaan 3.000 Suket, Pendukung FAS-AS Demo di Panwaslu
mulyadi/tribun-timur.com
Ratusan pendukung Pasangan Calon (Paslon) nomor urut dua, Faisal Andi Sapada-Asriady Samad (FAS-AS) demo di depan Kantor KPU Parepare, Jl Lasiming, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Ratusan pendukung Pasangan Calon (Paslon) nomor urut dua, Faisal Andi Sapada-Asriady Samad (FAS-AS) demo di depan Kantor KPU Parepare, Jl Lasiming, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018).

Tim FAS-AS, Toba, mengungkapkan telah terjadi modus kecurangan dengan menggunakan Surat Keterangan (Suket).

"Kita menemukan modus kecurangan dengan mengarahkan pemilih yang tak ada dalam DPT, dengan menggunakan surat keterangan (Suket). Suket ini dikeluarkan oleh Dinas Dukcapil," jelasnya.

Sebanyak 3000-an pemilih siluman, kata Toba, tersebar di puluhan TPS dari 300 TPS yang ada. Setiap TPS ditemukan puluhan pemilih diluar DPT yang menggunakan suket.

"Mereka juga tidak mencantumkan NIK dan alamat saat dicatat di TPS. Saat rekap tingkat kecamatan, tim menanyakan form/lembar catatan pengguna suket ini, mayoritas tidak bisa menunjukkan," tuturnya.(*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved