Dinkes Bantaeng Kampanye Imunisasi Measles Rubella
Sosialisasi itu dilakukan jelang kampanye imunisasi campak dan rubella yang akan dilakukan
Penulis: Edi Hermawan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan
TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG -Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng menggelar advokasi dan sosialisasi Imunisasi Meases Rubella (MR) di Hotel Ahriani, Jl Raya Lanto, Kecamatan Bantaeng, Selasa (5/6/2018).
Sosialisasi itu dilakukan jelang kampanye imunisasi campak dan rubella yang akan dilakukan pada bulan Agustus dan September 2018 mendatang.
Imunisasi campak dan rubella bertujuan sebagai upaya pencegahan terjadinya cacat atau kelainan bawaan kepada anak-anak.
Kelainan bawaan dimaksud yang diakibatkan oleh virus rubella seperti yang disebabkan virus rubela adalah kebutaan, katarak, dan tuli.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurul Amil serta Kadis Kesehatan Bantaeng, Andi Ihsan hadir sebagai narasumber.
Saat membawakan materi, Andi Ihsan menjelaskan komitmen Indonesia untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella/Congenital Rubella Syndrome (CRS) pada tahun 2020.
"Olehnya itu setelah sukses pada fase pertama kampanye Campak Rubella di Pulau Jawa tahun 2017. Maka tahun 2018 ini juga dilakukan fase kedua di wilayah Luar Jawa, termasuk Sulawesi Selatan," ujarnya.
Sehingga berbagai upaya akan dilakukan untuk kampanye imunisasi yang akan dilakukan di lingkungan sekolah pasa bulan Agustus.
Sedangkan untuk bulan September akan dilakukan pada fasilitas pelayanan kesehatan, baik itu di Puskesmas, Poskesdes, bahkan sampai di tingkat Posyandu. (*)
Ket Gambar : Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng menggelar advokasi dan sosialisasi Imunisasi Meases Rubella (MR) di Hotel Ahriani, Jl Raya Lanto, Kecamatan Bantaeng, Selasa (5/6/2018).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dinkes-bantaeng_20180605_120126.jpg)