OPINI

OPINI Dosen UIN Alauddin: Mengembalikan Makna Hijab

Hijab telah menjelma menjadi fashion, mode, gaya, yang biasanya tidak bisa dilepaskan dari aspek ekonomi dan bisnis. Lalu,letak syar’i-nya?

OPINI Dosen UIN Alauddin: Mengembalikan Makna Hijab
Muhaemin Latif 

Hijab bukan hanya ranah teologis, tetapi sudah merambah ke luar. Hijab telah menjelma menjadi fashion, mode, gaya, yang biasanya tidak bisa dilepaskan dari aspek ekonomi dan bisnis.

Pertanyaan kemudian muncul, di mana letak syar’i-nya model-model hijab seperti ini? Ataukah hijab seperti ini tidak jauh beda dengan trend fashion yang lain yang memiliki masa dan popularitas?

Budaya Pop
Tidak bisa dipungkiri bahwa hijab telah mengalami pergeseran makna dan fungsi.

Hasil riset Rima Hardiyanti (2012) terhadap komunitas hijabers di Makassar menunjukkan bahwa hijab yang awalnya hanya dimaknai sebagai pakaian sederhana yang dipakai untuk menutupi aurat perempuan, kemudian berkembang menjadi pakaian yang berbahan mahal serta mengalami modifikasi model yang begitu beragam.

Menurut Rima (2012), hijab telah mengikuti irama perkembangan fashion. Ia telah menjadi bagian dari budaya pop.

Sebagaimana lazimnya, trend dan popularitas fashion tertentu, termasuk di dalamnya hijab, sangat tergantung dari penilaian media.

Media telah menjadi barometer dan penentu apakah model hijab atau jilbab masih up to date (modern) atau sudah out of date (kuno).

Di sinilah makna bagaimana hijab telah menjadi bagian dari budaya pop. Bukan hanya model dan bahan hijab yang mengikuti trend, tetapi cara memakai hijab juga tidak luput dari perkembangan trend.

Begitu banyak tutorial hijab yang berseliweran di berbagai media sosial, bahkan kadangkala cara pemakaian hijab ini juga diperagakan dan diperlombakan di berbagai channel TV.

Bahkan melalui media, seperti diungkapkan oleh Rima, para muslimah ini telah membentuk komunitas sendiri yang kemudian disebut ‘komunitas hijabers’.

Halaman
1234
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved