Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan di Gaza, Sahur dan Iftar dalam Gelap

Krisis inilah yang makin hari makin dirasakan oleh dua juta penduduk di Jalur Gaza, Palestina.

Penulis: CitizenReporter | Editor: Mahyuddin
citizen reporter
Buka puasa di Gaza, Palestina 

Lukman Azis Kurniawan

GM Komunikasi Aksi Cepat Tanggap

TRIBUN-TIMUR.COM, GAZA - Pernahkah membayangkan hidup tanpa listrik? Hidup dalam gelap? Di dalam rumah gelap, di sepanjang jalan tanpa ada cahaya sama sekali.

Tak ada alat listrik yang menyala. Kembali seperti zaman dua abad silam ketika listrik belum ditemukan.

Krisis inilah yang makin hari makin dirasakan oleh dua juta penduduk di Jalur Gaza, Palestina.

Setiap hari mereka hidup dengan keterbatasan listrik. Ramadan tahun ini berjalan dalam ancaman sahur dan berbuka dalam kegelapan.

Jalur Gaza yang diblokade oleh Israel telah berjuang menghadapi kelangkaan listrik sejak tahun 2006.

Jalur Gaza berada di jurang krisis energi, tak ada daya listrik yang dipasok lebih dari lima jam sehari.

Baca: Ulama Asal Palestina Ungkap Nikmat Berpuasa di Indonesia, Bandingkan dengan Negaranya

Akibat paling fatal mengancam aspek kehidupan mereka, khususnya pelayanan medis.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) PBB menyebutkan, tahun 2018 ini Jalur Gaza membutuhkan 7,7 juta liter bahan bakar untuk mencegah jatuhnya berbagai layanan kesehatan di sana.

OCHA memperkirakan bahwa untuk menghidupkan fasilitas penting di Gaza dibutuhkan 1,4 juta liter bahan bakar per hari.

Data yang dirangkum ACTNews menunjukkan, saat ini, Jalur Gaza hanya menerima 120 megawatt listrik dari Israel dan 32 megawatt dari Mesir.

Sementara itu, kebutuhan total listrik sekitar 600 megawatt.

Pembangkit listrik yang berfungsi di Gaza hanya mampu menghasilkan 60 megawatt listrik.

Kabar buruknya lagi, generator listrik yang dimiliki warga Gaza itu lebih sering padam ketimbang menyala.

Kekurangan pasokan listrik ini telah memicu beberapa rumah sakit dan pusat medis menangguhkan layanan mereka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved