Teror Bom di Surabaya, Begini Kata Pendeta Gereja Toraja Jemaat Pangkajene Sidrap
Pantauan TribunSidrap.com, tidak ada penjagaan khusus di Gereja Toraja Jemaat Pangkajene, tepatnya di bilangan Jl Andi Pakanna
Penulis: Amiruddin | Editor: Imam Wahyudi
Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin
TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Bom kembali meledak di Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018) pagi tadi.
Insiden tersebut menyita perhatian, pasalnya sehari sebelumnya bom juga meledak pada tiga gereja di Kota Pahlawan itu.
Pendeta di Gereja Toraja Jemaat Pangkajene, Pdt Victor Christian Rantepadang turut menanggapi insiden pengeboman tersebut.
"Saya kira itu bukan dilakukan oleh agama tertentu. Setahu saya tidak ada satupun agama yang membolehkan pengeboman seperti itu, hingga membunuh saudaranya sendiri," kata Victor Christian Rantepadang kepada TribunSidrap.com.
Victor menambahkan, pihaknya meminta warga tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta mempercayakan kepada pihak keamanan mengusut kasus pengeboman itu.
"Mari kita tetap jaga toleransi dan saling menghormati sesama umat beragama, khusunya di Sidrap," ujarnya.
Pantauan TribunSidrap.com, tidak ada penjagaan khusus di Gereja Toraja Jemaat Pangkajene, tepatnya di bilangan Jl Andi Pakanna, Kecamatan Maritengngae.
"Tdak ada penjagaan khusus, saya rasa Sidrap ini kondusif. Meski begitu, kami tetap imbau jemaat tetap waspada," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pedenta_20180514_202909.jpg)