Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pelantikan Rektor Unhas

SELAMAT! Profesor Dwia Catat Rekor Rektor ‘Tercantik’ di Kampus Ayam Jantan

empat tahun lalu, umur dosen ilmu sosiologi ini, masih 50 tahun. Kini bertambah empat tahun dan kian berpengalaman

Tayang:
Penulis: Munawwarah Ahmad | Editor: Mansur AM
tribun timur/muhammad abdiwan
Foto Prof Dwia Aries Tina terpilih jadi Rektor Unhas 2018-2022 beberapa waktu lalu. Jumat (27/4/2018) hari ini, Prof Dwia Aries Tina dilantik periode keduanya, selamat! 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Profesor Doktor Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, baru delapan hari berusia 54 tahun.

Saat dilantik menjadi rektor ke-12 Univeritas Hasanuddin (Unhas), 28 April 2014, empat tahun lalu, umur dosen ilmu sosiologi ini, masih 50 tahun.

Saat dia lahir di Tanjung Karang, Lampung, 1964 silam, Unhas sudah dipimpin seorang rektor berlatar belakang tentara, Letnan Kol TNI (Purn) M Natsir Said SH (1965-1969).

Baca: Hasil Semifinal Liga Eropa Dini Hari - Arsenal Ditahan Seri Atletico Padahal Cuma 10 Pemain

Seperti kampus di Indonesia, Unhas kala itu, memang di masa konsolidasi dan melawan gencarnya kampanye ideologi sosialis-komunisme di Tanah Air.

Kampus Unhas kala itu, masih di Barayya, Bontoala. Ada enam rektor yang membangun Unhas di Kampus Barayya.

Baca: Duet Aulia, Selfi Soppeng Bikin Kagum Juri, Sayang SMS Cuma Urutan 2 Malam Ini Penentuan

Hingga akhirnya, di awal dekade 1980-an, Rektor ke-6 Unhas (1973-1982), Prof Dr Ahmad Amiruddin (1932-2014), merintis relokasi kampus Unhas ke Tamalanre, sekitar 7 km timur Barayya.
Mulai kuliah tahun 1987, Dwia termasuk generasi pertama mahasiswa Unhas, yang merasakan kemegahan kampus terbesar di timur Indonesia.

Baca: Jadwal Lengkap Pekan 6 Gojek Liga 1 Berikut Klasemen Sementara, 2 Tim Belum Terkalahkan!

Dwia mulai kuliah ilmu sosiologi di fakultas ISIPOL Unhas, di masa rektor ke-8 Unhas,Prof. Dr. Ir. Fachruddin (1984-1989).

Untaian toganya digeser sebagai simbol dia alumnus Unhas oleh rektor ke-9, Prof. Dr. Basri Hasanuddin M.A (1989-1997).

Baca: Yusril Pastikan Perjuangannya Melawan Kotak Kosong Tidak Berlaku di Makassar. Ini 8 Alasannya

Di masa Prof Basri pulalah, Dwia mendapat mandat sebagai dosen muda dan dapat restu kuliah master sosiologi di Ateneo De Manila University, Philipina tahun 1995 lalu.

Dan, Jumat (27/4/2018) hari ini, setelah 20 tahun kemudian, Prof Basri Hasanuddin jugalah yang akan mengukuhkan Dwia sebagai Rektor Unhas untuk periode kedua (2018-2022), Insyallah.

Kapasitas Prof Basri, buklan lagi sebagaia rektor melainkan sebagai Ketua Majelis Wali Amanah (WMA) Unhas.

Dwia memang mencatat sejumlah rekor rektor di Unhas. Dialah wanita pertama yang menjabat rektor untuk kali pertama, empat tahun lalu.

Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA (MUNAWWARAH AHMAD)

“Prof Dwia ini rektor paling cantik, 11 rektor sebelumnya gagah semua,” ujar Prof Dr Idrus Paturusi, rektor ke-11 Unhas berkelakar dalam satu kesempatan di Jepang, Februari 2018 lalu.

Dwia juga mencatatkan diri, sebagai rektor ke-5 Unhas, yang bisa dipercaya kembali untuk menjabat periode kedua.

Empat rektor dua periode sebelum Dwia adalah; Prof Ahmad Amiruddin (1973-1982), Prof Dr Basri Hasanuddin (1989-1997), Prof Dr Radi A Gani (1997-2006), dan Prof Dr Idrus Paturusi (2006-2014).

Namun, rekor mentereng dan tak “dimiliki’ 11 rektor kampus merah sebelumnya, adalah Prof Dwia-lah rektor pertama Unhas yang tidak dilantik oleh perwakilan pemerintah pusat, dalam hal ini menteri pendidikan.

Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA
Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA (CITIZEN REPORTER)

Sejak 17 Oktober 2014 lalu, Unhas memang bukan lagi ‘milik pemerintah’.

Unhas sudah jadi milik publik, dengan status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).

“Saya ini rektor masa transisi, dan hanya melanjutkan fondasi dasar dan kebesaran 11 rektor sebelum saya. Periode pertama dilantik menteri, periode kedua dilantik wali amanah. Inilah masa Unhas, tak lagi tergantung penuh dengan pemerintah pusat, tapi juga masa dimana beraing dengan perguruan tinggi dari seluruh dunia..”

Selain modal sejarah, alumni yang sudah menyebar di Nusantara, bahkan dunia, Prof Dwia memang tak hanya ditantang kian mempercantik kampus “Ayam Jantan’.

Dia harus mesejejarkan diri dengan kampus-kampus besar di Pulau Jawa, Asean, bahkan dunia.

Kini, sejak ditetapkan sebagai PTNBH, Dwia sudah membangun setidaknya 37 unit ‘bisnis’ yang akan jadi penopang kemandirian Unhas.

Di akhir periode pertamanya, dia ingin membangun hotel dan convention di area kampus. Selamat bekerja Bu Rektor.(munawarah ahmad/as kambie)

Profil Rektor Tercantik Unhas Makssar

Nama: Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA.

Lahir : Tanjung Karang, Lampung, 19 April 1964

Pangkat/Golongan : Pembina Utama Madya / Gol lV/d

Pekerjaan : Pengajar Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unhas

Suami : H. M. Natsir Kalla, SE., M.M.

Anak :

1. Sherry Adelia, S.E., M.Mark.
2. dr. Diandra Sabrina
3. Muhammad Sabran Jamil Alhaqqi, B.Sc., M.IB.

Pendidikan

1975 : SD Negeri II, Kupang

1978 : SMP Negeri II, Kupang

1982 : SMA Negeri V, Surabaya

1987 : S1 Sosiologi, Unhas, Makassar

1995 : S2, Sociology, Ateneo De Manila University, Philippines

2005 : S3 Sosiologi, Universitas Hasanuddin, Makassar

PENGHARGAAN/TANDA JASA

2016 ; Honorary Police oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel)

2015 : Tokoh Pelopor Pengembangan Budaya dan Bahasa Mandarin di Indonesia oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

2012 : Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Oleh Presiden RI

2011 : Wanita Inspirator, penghargaan dari Yayasan BAKTI

2004 : Dosen Terbaik II Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Hasanuddin

SIMAK SELENGKAPNYA EDISI CETAK HARIAN TRIBUN TIMUR MAKASSAR EDISI JUMAT (27/4/2018)

Baca: Duet Aulia, Selfi Soppeng Bikin Kagum Juri, Sayang SMS Cuma Urutan 2 Malam Ini Penentuan

Baca: Hasil Semifinal Liga Eropa Dini Hari - Arsenal Ditahan Seri Atletico Padahal Cuma 10 Pemain

Baca: Yusril Pastikan Perjuangannya Melawan Kotak Kosong Tidak Berlaku di Makassar. Ini 8 Alasannya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved