Pasangan DIAmi Gugur Usai Salat Jumat

Komisioner KPU Makassar, Abdullah Mansur mengatakan pihaknya telah melaksanakan Rapat Pleno tentang perintah putusan Mahkamah Agung RI.

Pasangan DIAmi Gugur Usai Salat Jumat
abdiwan/tribuntimur.com
Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) menyampaikan visi dan misi pada debat terbuka pertama calon wali kota dan wakil wali kota Makassar berlangsung di Hotel Grand Clarion Makassar, Jumat (16/3/2018) malam. 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar secara resmi menggugurkan pasangan calon Wali Kota dam Wakil Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto dan Indira Mulyasari (DIAmi) sebagai peserta Pilwali Makassar.

Pasangan DIAmi digugurkan melalui rapat pleno tertutup komisioner KPU Makassar di Kantor KPU Makassar, Jl Perumnas Antang, Blok 1, Kecamatan Manggala, Jumat (27/4/18) sekitar pukul 14.00 wita.

Rapat pleno di pimpin oleh Ketua KPU Makassar, Syarief Amir, dihadiri para komisioner diantaranya Rahma Sayyid (Divisi Data), Abdullah Mansur (Divisi Teknis), Wahid Hasyim Lukman (Divisi Hukum), dan Andi Syaifuddin (Divisi SDM dan Farmas).

Komisioner KPU Makassar, Abdullah Mansur mengatakan pihaknya telah melaksanakan Rapat Pleno tentang perintah putusan Mahkamah Agung RI.

Putusan itu bernomor 250 K / TUN / PILKADA/ 2018, tanggal 23 April 2018 dengan amar putusan menolak putusan amar Kasasi dari permohononan kasasi ketua KPU kota Makassar untuk mencabut SK nomor 35 / P.KWK / HK.03.1- kot / 7371/ KPU - kot / II / 2018 tanggal 12 Februari 2018 tentang penetapan pasangan calon Waliota dan wakil Walikota Makassar tahun 2018.

SK 35, lanjut Abdullah ditetapkan dua pasangan calon Walikota Makassar oleh KPU Makassar. Namun karena adanya penolakan kasasi oleh MA, KPU Makassar pun mengeksekusi putusan tersebut.

Menurut Abdullah, setelah dicabut SK 35, dengan hitungan menit pihaknya langsung menerbitkan SK 64 tentang hanya satu pasangan calon Wali Kota Makassar yaitu Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Adapun SK tersebut bernomor : 64 / P. KWK / HK.03.1. Kpt- 7371 / KPU- kot / IV / 2018 tanggal 27 April 2018 tentang : penetapan pasangan calon Waliota dan wakil Walikota Makassar tahun 2018.

"Kita menetapkan sesuai dengan kordinasi provinsi dan pusat, dan alhamdulillah rapat pleno berlangsung dengan lancar," ujar Abdullah.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved