Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ini Penjelasan Pihak RSUD Lanto Dg Pasewang Terkait Hilangnya Barang Pasien

Pasien di ruang Lontara 3 kamar 2 diresahkan oleh ulah pelaku pencurian yang menggasak barang bawaaan mereka.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
Muslimin Emba/tribunjeneponto.com
RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto 

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Muslimin Emba

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Pihak RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto, berjanji akan menindaklanjuti hilangnya barang bawaan pasien dan penjaga pasien di rumah sakit itu.

"Oh iye, kami akan tindak lanjuti," kata Humas RSUD Lanto Dg Pasewang, Jeneponto Nining, Selasa (24/4/2018). Menurutnya, pengamanan di rumah sakit daerah itu telah dijaga oleh sejumlah petugas keamanan 24 jam nonstop.

"Setiap hari ada enam Satpol PP dan enam orang pengamanan internal yang berjaga di rumah sakit 1×24 jam," ujarnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengaku memiliki petugas patroli yang memantau kemananan rumah sakit tiap malamnya. "Ditambah dengan satu orang kordinator pengamanan yang setiap hari bersama anggotanya patroli saat habis jam besuk," tuturnya.

Pihaknya pun mengaku masih melakukan penyelidikan atas peristiwa yang meresahkan pasien dan penjaga pasien itu.

"Kami sementara investigasi kasus ini dan tindaklanjut akhir akan mepaporkan ke pihak berwajib," tuturnya. Adakah kamera pemantau atau CCTV yang terpasang di rumah sakit itu?

"Kami belum memiliki CCTV di rumah sakit. Kami sudah pernah masukkan dalam perencanaan rumah sakit tahun ini tapi karena adanya pengurangan anggaran sehingha banyak kegiatan yang tidak terakomodir," ungkapnya.

Sebelumnya, pasien di ruang Lontara 3 kamar 2 diresahkan oleh ulah pelaku pencurian yang menggasak barang bawaaan mereka.

Korbannya bernama Risal pasien asal Dusun Bunguntongko, Desa Tanjonga, Kecamatan Turatea, Jeneponto. Oleh ibunya Kamisari, Risal mengaku kehilangan uang sebanyak Rp 300 ribu dalam dompetnya.

"Uang di dompet hilang, kalau saya uang tidak kutahu berapa jumlah pastiny yang hilang karena sedikitji, itu anakku Risal lebih Rp 300 uangnya yang hilang di dompet," kata Kamisari ibu Risal kepada TribunJeneponto.com.

Begitu juga dengan pasien lain yang mengaku kehilangan ponsel miliknya saat tertidur pulas di ruangan itu.

"Ada juga di sampingku yang diambil HPnya, itu yang satu HP biasa yang satunya Oppo. Tadi malam jam tiga katanya bangunji setelah itu bangun jam lima adami yang bilang tidak ada Hpnya setelah saya periksa dompetku ternyata tidak adami juga uangku," jelasnya.

Kejadian itu bukan kali pertama. Sebelumnya tiga remaja penjaga pasien juga mengalami hal yang sama. Ketiganya mengaku kecurian handphone saat menjaga keluarganya bernama Adina di kamar 204 ruang VIP Utama rumah sakit itu.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved