24 ASN Nakal Diperiksa Panwas Jeneponto, Ini Sanksinya

Panwas Jeneponto telah menindaki 24 oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti terlibat dalam politik praktis.

24 ASN Nakal Diperiksa Panwas Jeneponto, Ini Sanksinya
muslimin/tribunjeneponto.com
Divisi SDM dan Organisasi Panwaslu Jeneponto Sampara Halik di kantornya, Jl Ishak Iskandar, Kecamatan Binamu, Rabu (11/04/2018) siang. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Panwas Jeneponto telah menindaki 24 oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti terlibat dalam politik praktis.

Hal itu diutarakan pimpinan Panwas Jeneponto Divisi SDM dan Organisasi Sampara Halik saat ditemui di kantornya, Jl Ishak Iskandar, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Rabu (11/04/2018) siang.

"Sudah ada 24 ASN yang kita telah undang untuk dimintai klarifikasi termasuk Sekda dan kepala dinas, semenjak kita mulai resmi bertugas sampai sekarang," kata Sampara Halik.

Tiga pimpinan Panwas Jeneponto, Saiful, Hamka Lau dan Samparak Halik dilantik Bawaslu Sulsel per tanggal 27 Agustus 2017 lalu.

Lalu bagaimana hasil pemeriksaan ke 24 oknum ASN nakal itu?

Baca: Panwas Jeneponto Bakal Periksa Sekda, Ini Kesalahannya

Menurut ia, pihaknya telah meneruskan hasil pemeriksaannya ke lembaga berwenang untuk ditindaklanjuti.

"Jadi hasil klarifikasi ke 24 ASN itu keta teruskan ke Komisi ASN selaku yang berwanang untuk menindaki, kecuali kalau itu tindak pidana pemilu maka kami beserta Gakumdu berheka untuk lansung menindaki," ujar Sampara Halik

Lantas apa saja sanksi yang diberikan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara terhadap ASN yang tidak netral?

"Kebanyakan itu pelanggaran etik, jadi sanksinya itu berupa sanksi teguran dan sanksi adminitrasi dan yang berlakuka sanksi itu pembina ASNnya dalam hal ini bupati atau Sekda," tuturnya.

Ke-24 ASN nakal hasil aduan dan temuan Panwas Jeneponto itu menurut Sampara Halik belum termasuk pemeriksaan yang dilakukan Panwas yang ada di 11 kecamatan.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved