Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kapolrestabes Baru Makassar

Kombes Irwan Anwar Kapolrestabes Baru Makassar, Spesialis Bekuk Penyebar Hoax-SARA

Di jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, setidaknya ada tiga pejabat yang dapat promosi kenaikan pangkat.

Tayang:
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Mansur AM
TRIBUNNEWS.COM
Kombes Irwan Anwar semasa menjabat Kasubdit 1 Dittipid Siber Bareskrim Polri. 

"Benar," kata Dicky saat dikonfirmasi, Ahad (8/4/2018).

Selanjutnya, akan dilakukan pelantikan dan serah terima, namun belum diketahui jadwalnya.

Kombes Irwan Anwar dengan Spesialisasi Pembekuk Hoax dan Penyebar SARA

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Irwan Anwar, mendapat promosi memegang kendali keamanan di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar.

Siapa Kombes Irwan Anwar?

Kombes Irwan Anwar semasa menjabat Kasubdit 1 Dittipid Siber Bareskrim Polri.
Kombes Irwan Anwar semasa menjabat Kasubdit 1 Dittipid Siber Bareskrim Polri. (TRIBUNNEWS.COM)

Berdasarkan penelusuran tribun-timur.com, saat berada di jabatan sebelumnya, Anwar mengungkap sejumlah kasus besar terutama kasus penyebaran Hoax.

1. Bongkar Sindikat Saracen

Masih ingat sindikat penyebar isu hoax dan SARA di Indonesia, Saracen? Kombes Irwan salah satu petugas yang terlibat langsung mengungkap kejahatan sindikat ini.

Saracen sindikat berbahaya. Sindikat ini mendulang rupiah dengan menyebarkan berita-berita bohong alias hoax.

Asma Dewi dan Saracen, jaringan penyebar isu SARA di Indonesia
Asma Dewi dan Saracen, jaringan penyebar isu SARA di Indonesia (Kolase tribun-timur.com)

Sindikat ini juga mendapat rupiah dengan menyebar isu-isu SARA yang bisa dimanfaatkan oleh politisi-politisi menyerang lawan politiknya.

Tribun-timur.com melansir Tribunnews, Jasriyadi pimpinan sindikat ini berurusan dengan Kombes Irwan.

Selain itu, Kombes Irwan juga mengungkap kejahatan KB (30 tahun), pria yang menyebarkan konten hoaks melalui berbagai situs berita abal-abal ternyata pernah berprofesi sebagai wartawan.

"Yang bersangkutan berinisial KB kemudian S1 sarjana teknik IT, kemudian mantan wartawan media news crime investigation," ujar Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Irwan Anwar.

Selain berprofesi sebagai wartawan KB juga pernah kerja di warnet, yang berasal di daerah Cakung, Jakarta Timur.

Selama bekerja di warnet tersebut dirinya bekerja sampingan sebagai pembuat berita yang berisi konten hoaks.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved