Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Timsel Komisioner Bawaslu Sulsel Periksa Akun Media Sosial Pendaftar

Dr Andi Yani dan Laode Salama tidak banyak bicara. Mereka, hanya banyak memperhatikan sembari menganggukkan kepala.

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Imam Wahyudi
abdiwan/tribuntimur.com
Lima anggota tim seleksi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel periode 2018-2023 berkunjung ke Redaksi Tribun Timur, Selasa (20/3/18). 

Timsel Bawaslu Sulsel Tracking Akun Media Sosial Pendaftar

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lima anggota tim seleksi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel periode 2018-2023 berkunjung ke Redaksi Tribun Timur, Selasa (20/3/18).

Mereka ingin menyampaikan bahwa timsel bekerja secara profesional dan objektif.

Prof Anwar Borahima memimpin Timsel Bawaslu Sulsel. Guru besar berlatar belakang hukum ini pun memang sudah punya track record sebagai pelaku dan perekrut komisioner Bawaslu.

Selain itu, hadir juga sekretaris Timsel Bawaslu, Dr Nurjannah Abna, Anggota Dr Zulkifli Aspan, Dr Andi Ahmad Yani dan Laode Salama SPi.

Pertemuan ini berlangsung semi formal karena Nurjannah Abna memperkenalkan satu persatu anggota Timsel dengan detail.

Wakil Pemimpin Redaksi I Tribun Timur, Ronald Ngantung; Wakil Pemimpin Redaksi II Tribun Timur, Thamzil Thahir dan Koordinator Liputan Jumadi Mappanganro, menerima mereka dengan suasana riang gembira.

"Sempat Pak Thamzil mau juga mendaftar," ajak Nurjannah Abna.

Memang dalam pertemuan ini, tiga Timsel memang lebih banyak menjelaskan yakni Ketua Timsel Prof Anwar Borahima, Dr Nurjannah Abna dan Dr Zulkifli Aspan.

Prof Anwar lebih banyak menjelaskan masalah kriteria umum dan pengalaman semasa menjadi Timsel dan komisioner Bawaslu.

"Yah, perekrutan ini memang kita upayakan cari yang paham masalah kepemiluan dan tentu mulai mereka mendaftar, maka kami sudah tracking jejak rekam mereka," katanya.

Bahkan, Prof Anwar mengatakan bentuk tracking rekam jejak ini melalui media sosial.

"Itu pernah saya lakukan, dan saya rasa mereka (pendaftar) pahamlah kriteria ketika mau daftar," katanya.

Sehabis itu, Prof Anwar pun membuat tawa. "Tidak bisa ko lolos," ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved