Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilkada Jeneponto 2018

Rangka Bambu, Alat Peraga Kampanye di Jeneponto Banyak Rusak

Komisioner KPU Jeneponto bidang SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Syamsuddin, yang dikonfirmasi membenarkan adanya

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
muslimin/tribunjeneponto.com
Alat Peraga Kampanye (APK) calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel rusak di perlimaan Jl Sultan Hasanuddin-Jl Ishak Iskandar, Kecamatan Binamu, Jeneponto. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Alat Peraga Kampanye (APK) calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel rusak di perlimaan Jl Sultan Hasanuddin-Jl Ishak Iskandar, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Pantauan TribunJeneponto.com, Senin (19/03/2018) sore, APK berupa umbul-umbul itu terlihat porak-poranda dan nyaris tidak dapat lagi dikenali.

Rangka bambu yang menopang ke empat umbul-umbul pasangan calon gebernur dan wakil gubernur Sulsel itu patah.

Ketua KPU Jeneponto Muhammad Alwi yang dikonfirmasi terkait persoalan itu menuturkan jika APK Pilgub Sulsel yang terpasang di Jeneponto merupakan wewenang KPU Provinsi Sulsel.

"Kalau APK pilgub itu bukan wewenang kami, itu ditenderkan oleh pihak KPU provinsi," ujar Muhammad Alwi.

Di lokasi berbeda tepatnya di kelurahan Benteng, Kecamatan Bangkala, poros Jeneponto, baliho empat kandidat calon bupati dan wakil bupati Jeneponto juga rusak.

Komisioner KPU Jeneponto bidang SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Syamsuddin, yang dikonfirmasi membenarkan adanya kerusakan APK tersebut.

"Iya banyak memang yang rusak mungkin karena faktor cuaca, karena angin kencang," kata Syamsuddin

Saat ditanya soal penggunaan rangka bambu, Syamsuddin menuturkan itu merupakan kesepakatan lantaran keterbatasan anggaran

"Tergantung anggaran sebenarnya, tapi kan harganya tawwa kan luar biasa itu harganya kalau balok apalagi ini di Jeneponto," ungkapnya.

Tidak hanya itu, menurut Syamsuddin dalam Rancangan Anggaran Belanja (RAB) untuk pemasangan APK tidak dicantumkan anggaran pengadaan rangka.

"Awalnya itu tidak dianggarkan itu rangka, karena dipikirnya hanya ditempel di tembok begitu, makanya di sesuaikan dengan anggaran," tutur Syamsuddin

Namun, saat ditanya ulang terkait penggunaan bambu pada APK yang terpasang dirinya menampik.

"Sebenarnya dalam RAB itu rangkanya menggunakan balok dan bambu, malah lebih kuat itu kalau bambu karena kalau balok itu patah-patahki," terangnya.

Khsuus Jeneponto, pemasangan APK ke empat paslon cabub cawabub itu dipihak ketigakan oleh KPU Jeneponto dengan total anggaran Rp 1 milliar.

Baca: APK Paslon Bupati Jeneponto Rusak, Ketua KPU: Anggaran Terbatas

Untuk memperbaiki baliho yang rusak, KPU Jeneponto lepas tangan dengan alasan keterbatasan anggaran.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved