101 Mahasiswa Belajar Metode Penelitian LPM Penalaran UNM

Menurut salah satu peserta Andi Ahmad Badaruddin , LPM Penalaran merupakan suatu organisasi yang luar biasa.

101 Mahasiswa Belajar Metode Penelitian LPM Penalaran UNM
munawwarah/tribun-timur.com
Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM), kembali menggelar technical meeting II di Gedung Bahasa Arab Phinisi UNM Jl Andi Pangeran Petta Rani, Minggu (18/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM), kembali menggelar technical meeting II di Gedung Bahasa Arab Phinisi UNM Jl Andi Pangeran Petta Rani, Minggu (18/3/2018).

Tercatat sebanyak 101 calon peserta Pelatihan Metedologi Penelitian (PMP) mengikuti penyampaian informasi awal tentang PMP itu sendiri.

Tim publikasi LPM Penalaran, Asrianti menuturkan PMP adalah tahapan perekrutan yang menekankan pada proses internalisasi dan penguatan calon anggota terkait dasar-dasar penulisan karya tulis ilmiah dan metodologi penelitian. Sehingga wajib bagi setiap peserta mengikuti tahapan tersebut.

Sebelumnya, 101 mahasiswa lintas jurusan tersebut, telah melalui berbagai tahapan tes untuk masuk menjadi peserta PMP. Proses seleksi yang diikuti diantaranya, seleksi essay, tes wawancara, Focus Group Discussion (FGD) dan tes tertulis.

Baca: LPM Profesi UNM bakal Kumpul 30 Aktivis Persma di Makassar

Baca: LPM Penalaran UNM Seleksi Calon Anggota Baru, Kini Tahap Wawancara

Menurut salah satu peserta Andi Ahmad Badaruddin , LPM Penalaran merupakan suatu organisasi yang luar biasa.

"Ini pertama Kalinya saya mengikuti suatu rekrutmen yang benar benar tingkat ketegasannya sangat tinggi, semua yang sudah disepakati pada technical meeting 1 itu tidak ada yang berubah," katanya.

"Beda dari rekrutmen yang pernah saya lewati. Selain itu panitianya baik membuat saya merasa nyaman dan tidak pernah ada rasa takut atau ragu dalam menghadapi setiap tahap," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved