Pilkada Bantaeng

Tim Hukum Sumanga'na Laporkan Ilham Azikin

Laporan tersebut atas dugaan pelibatan atau ekploitasi anak dalam kegiatan politik yang dilakukan oleh Cabup nomor urut tiga itu.

HANDOVER
Ketua Tim Hukum Paslon Bupati Bantaeng, Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba, Muhammad Nurfajri. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Ketua Tim Hukum Paslon Bupati Bantaeng, Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba, Muhammad Nurfajri melaporkan dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Cabup Bantaeng Ilham Azikin ke Panwaslu Bantaeng.

Laporan tersebut atas dugaan pelibatan atau ekploitasi anak dalam kegiatan politik yang dilakukan oleh Cabup nomor urut tiga itu.

"Kami laporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan Calon nomor urut tiga, Ilham Azikin ke Panwaslu Bantaeng. Dia melibatkan anak saat kampanye di Bungung Barani, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng," ujarnya saat konferensi pers, Sabtu (3/3/2018).

Baca: Ilham Azikin: Anis Matta Idola Anak Muda Indonesia

Dia mengaku laporan itu dilakukan saat menemukan video yang tersebar pada akun sosmed Facebook saat melakukan kampanye.

Saat itu, Ilham Azikin nampak berbaur dengan beberapa anak dan rupanya dia diajari untuk memperagakan salam tiga jari.

"Dalam video itu, saat anak tersebut didekap nampak ada tekanan untuk memperagakan simbol salam tiga jari, sehingga konteks ini sudah masuk pelibatan anak dalam kampanye," tambahnya.

Baca: Catut Nama Kapolri, Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Penipuan di Belawa

Dia dianggap melanggar Undang-undang Perlindungan Anak No 15 tahun 2014, nomer 23 tahun 2002 setelah direvisi no 35 tahun 2014 dengan ancama pidana 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

"Kami meminta Panwaslu bertindak tegas dan netral, sebab laporan yang masuk itu sudah sepekan lebih dan belum ada tindak lanjut, jadi timbul kecurigaan kami teehadap netralitas Panwaslu," tuturnya.

Baca: Terkuak! Bukan Cuma Cinta, Ini Alasan Putri Marino Terima Chicco Jerikho yang Dipacari 6 Bulan

Jika laporan tersebut tak kunjung di proses, maka pihaknya mengaku akan membawa masalah tersebut ke Bawaslu hingga ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). (*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved