Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kekurangan Guru, Begini Antisipasi Dinas Pendidikan Luwu Timur

Pemkab mengalokasikan 15 persen dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk honor guru non PNS.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Mahyuddin
ivan/tribunlutim.com
Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur, La Besse 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur masih membutuhkan 900 guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Untuk mengatasinya, Pemkab Luwu Timur merekrut tenaga guru non PNS.

Pemkab mengalokasikan 15 persen dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk honor guru non PNS.

"Sehingaga masing-masing sekolah bisa mengatasi kekurangan guru dengan mengangkat guru honor, dan honornya dibayar dari dana BOS," kata Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur, La Besse kepada TribunLutim.com, Jumat (16/2/2018).

Ia menambahkan, Pemkab juga mengalokasikan APBD untuk guru non PNS yang bertugas di sekolah terpencil.

Baca: Luwu Timur Masih Butuh Guru PNS Sebanyak Ini

"Begitu juga guru agama," ucap La Besse.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu Timur per September 2017.

Guru PNS di Luwu Timur berjumlah 2,164 orang, terdiri dari TK 41 guru, SD 1.132 guru, SMP 555 guru dan SMA 436 guru.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved