CITIZEN REPORTER
Klarifikasi Isu Penipuan Les Privat Bahasa Inggris di Takalar
AWALNYA saya buka privat bahasa Inggris di SMA 1 dan SMA 3 Takalar pada pertengahan 2017
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- AWALNYA saya buka privat bahasa Inggris di SMA 1 dan SMA 3 Takalar pada pertengahan 2017. Setelah proses belajar berjalan khususnya di SMA 1 Takalar, beberapa siswa yang saya ajar pada saat mendekati Ramadan dan 17 Agustus meminta untuk kelasnya ditunda dulu karena tidak bisa ikut belajar pada saat Ramadan.
Begitupun juga dengan siswa saya yang ikut lomba cerdas cermat dan event 17 Agustus lainnya.
Nah, awal muncul masalah adalah ketika ada isu dari luar yang mengatakan bahwa privat saya ini ilegal dan tidak punya izin. Isu lainnya, saya tidak memberikan kelas pada saat Ramadan. Padahal waktu itu saya sudah konfirmasi kepada siswa dan guru di sekolah.
Dampaknya, beberapa siswa meminta uangnya dikembalikan karena sudah mendengar isu tersebut. Awalnya saya sudah menjelaskan semua masalah tersebut dan memberikan pemahaman ke siswa.
Walaupun sudah ada yang mengerti, tetap masih ada yang ngotot untuk dikembalikan dananya. Waktu itupun saya berencana mengembalikan dana yang sudah terpakai untuk operasinal pembelajaran dengan meminta agar diberi waktu.
Puncaknya, ketika masalah ini masuk ke Facebook dan Instagram khususnya di Laporan Warga Makassar. Saya dituduh menipu dan membawa kabur uang siswa puluhan juta rupiah. Saya rasa ini sangat berlebihan. Dana siswa yang belajar dengan saya itu tidak lebih Rp 10 juta termasuk siswa yang sudah belajar.
Dan tiga hari lalu pun saya ke Takalar bertemu para siswa dan gurunya di kantor polisi selaku penengah dan mediator. Dan alhamdulillah semuanya selesai tanpa ada masalah lagi. Uang siswa saya kembalikan 100 persen termasuk dana siswa yang sudah belajar.
Hal itu saya lakukan sebagai tanda pertanggung jawaban saya secara pribadi.
Sekarang tidak ada lagi masalah termasuk orang yang memposting info tersebut sudah berdamai dengan saya di kantor polisi sehingga tidak ada lagi yang dipersoalkan.
Orang yang memposting pertama kali memposting isu ini di sosial media, sudah mengklarifikasinya dan menyatakan hal ini hanya kesalahpahaman saja setelah dimediasi oleh pihak Polres Takalar.
Hal ini bisa dibuktikan dari screenshoot postingan dari orang tersebut.
Semoga ini menjadi pembelajaran khususnya buat saya pribadi agar bisa lebih baik. Terimakasih.
Anugerah Agung
Pemilik Privat Bahasa Inggris di Takalar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/makassar_20180205_215722.jpg)