Baru Sepekan Menjabat, Inilah Gebrakan dr Marhaen, Dirut Baru RS Wisata UIT
Dalam pertemuan tersebut, dr Unting memastikan seluruh klaim BPJSK yang tertunggak akan dibayarkan pada tanggal 17 Februari 2018.
Penulis: Munawwarah Ahmad | Editor: Mansur AM
TRIBUN-TIMUR.COM - Direktur Rumah Sakit Wisata UIT, dr Marhaen Hardjo, M.Biomed, PhD, menggelar pertemuan dengan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Makassar, drg Unting Patri Wicaksono Pribadi, MM, AAK di Makassar, Senin (29/1/2018).
dr Marhaen yang baru sepekan dilantik memboyong sejumlah manajemen baru tatap muka dengan representasi otoritas BPJS Kesehatan Makassar. Pertemuan ini diadakan untuk mencari penyelesaian terbaik tertundanya pembayaran klaim BPJSK RS Wisata UIT.
Baca: Jarang Muncul, Inilah Cucu Soeharto Paling Terkenal, Pernah Pacari Laudya Cynthia Bella.
Baca: Dikenal Sebagai Tangan Kanan Soeharto, Kabar Mengejutkan Datang dari Mantan Ketua MPR Harmoko
Dalam pertemuan tersebut, dr Unting memastikan seluruh klaim BPJSK yang tertunggak akan dibayarkan pada tanggal 17 Februari 2018.
Ini untuk menghindari pembayaran denda yang dikenakan kepada instansinya 1 persen perhari pada tanggal jatuh tempo tersebut.
Untuk memastikan pembayaran gaji karyawan bulan Januari 2018 bisa dibayarkan pada tanggal 31 Januari maka pihak RS Wisata akan memakai dana dari yayasan untuk sementara.
Demikian pernyataan dari pihak yayasan UIT yang diwakili oleh Wakil Ketua Yayasan UIT, Anwar M Diah.
Marhaen Dilantik 22 Januari Lalu
Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Dr Marhaen Hardjo, M.Biomed, PhD, resmi menjabat Direktur Rumah Sakit (RS) Wisata Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, Senin (22/1/2018).
Kepada tribun-timur.com, Selasa (23/1/2018), dr Marhaen sapaannya mengungkapkan cita-cita besarnya membenahi rumah sakit swasta ini menjadi salah satu rumah sakit terkemuka di Makassar.
Marhaen menggantikan dr Basir Palu sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Wisata UIT periode 2018-2019.
Acara serah terima jabatan tersebut dilakukan di Kantor Yayasan UIT, Jalan Abdul Kadir, Senin (22/1/2018).
Ketua Yayasan Indonesia Timur, Prof Haruna Ikrar mengatakan, peralihan kepemimpinan Rumah Sakit Umum Wisata UIT tersebut merupakan aturan dari yayasan. Dimana, terdapat jangka waktu dalam jabatan tersebut.
"Pemimpin baru harus siap menjawab tantangan yang ada, salah satunya yakni bagaimana meningkatkan pelayanan di rumah sakit yang notabene nya sering dipadati oleh pasien," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mar3d_20180122_210607.jpg)