Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline News Hari Ini

Fokus Wali Kota, Deng Ical Mundur

Ni'matullah, yang juga Ketua Demokrat Sulsel, Sabtu malam, memastikan belum menerima surat pengunduran diri Deng Ical.

Editor: Anita Kusuma Wardana
MUH ABDIWAN/TRIBUN TIMUR
Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulsel, Syamsu Rizal MI bersama rombongan berfoto bersama usai kunjungan di kantor tribun timur jalan Cendrawasih Makassar, Minggu (24/9). Kunjungan ini dalam rangka mensosialisasikan simposium untuk bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 di Four Points By Sheraton, Jl Landak Baru, Makassar, Sulsel, Rabu (27/9/2017)yang menghadirkan Wakil Ketua Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Amir Syamsuddin. tribun timur/muhammad abdiwan 

TRIBUN-TIMUR.COM-Pertarungan Ni'matullah Erbe vs Syamsu Rizal di Partai Demokrat berakhir, Sabtu (27/1/2018). Deng Ical, sapaan Syamsu Rizal mengundurkan diri sebagai pengurus Demokrat Sulsel.

Keputusan Wakil Wali Kota Makassar itu menanggalkan jabatan Sekretaris Demokrat Sulsel menimbulkan beragam analisa.

Baca: TERPOPULER: Sopir Mobil Online Tantang Ustaz Somad, Evelyn Ditangkap, Penampilan Salma Fina Sunan

Ni'matullah, yang juga Ketua Demokrat Sulsel, Sabtu malam, memastikan belum menerima surat pengunduran diri Deng Ical.

Ulla, sapaan Ni'matullah disebut-sebut terlibat pertarungan politik di Demokrat sejak 2010.

Mantan Ketua Senat Mahasiswa di Universitas Hasanuddin (Unhas) itu bergabung ke Demokrat melalui 'pintu berbeda'.

Baca: Hasil Lengkap Piala FA - Liverpool Merana, Tottenham Menderita oleh Tim Kasta Keempat

Ulla gabung ke Demokrat Sulsel sejak tahun 2004 dan langsung menduduki posisi strategis dalam 'kabinet' Reza Ali-Haidar Majid.

Sejak awal gabung, Ulla yang datang ke Demokrat bersama belasan mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) langsung mendapat posisi sebagai Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keaggotaan (OKK).

Deng Ical gabung ke Demokrat bersama gerbong Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Ketika IAS terpilih menjadi Ketua Demokrat Sulsel, Desember 2010, Deng Ical diangkat menjadi sekretaris.

Sejak itu, posisi Ulla sebagai 'pucuk gerbong aktivisi' di Demokrat seakan mendapat 'saingan keras'.

Baca berita selengkapnya di edisi cetak Tribun Timur, Minggu (28/1/2018)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved