Bendahara Perpustakaan Maros Juga Dimintai Rp 25 Juta oleh Oknum Pencatut Nama Kepala Dinas
"Ini murni penipuan yang mencatut nama Pak Kadis. Kita semua harus waspada dengan adanya telepon catut nama lalu minta uang," katanya.
Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS -Bendahara Perpustakaan dan Kearsipan Maros, Ikhsan juga mengakui, seseorang yang mengaku Kadis baru, Muh Alwi meneleponnya dan meminta uang Rp 25 juta, Jumat (19/1/2018).
Ikhsan tidak mau mentransfer uangnya lantaran sudah diperingatkan oleh Kabid Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan dan Kearsipan Maros, Asad Bacolleng yang lebih dulu mengetahui modus penipuan tersebut.
"Ini murni penipuan yang mencatut nama Pak Kadis. Kita semua harus waspada dengan adanya telepon catut nama lalu minta uang," katanya.
Baca: Penipu Beraksi Lagi, Kali Ini Catut Nama Kepala Dinas di Maros
Muh Alwi merupakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maros yang baru. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Kadis Sosial. Alwi menggantikan Kamaluddin Nur yang saat ini menjabat sebagai Kadis Pariwisata Maros.
Alwi resmi mengantikan Kamaluddin Nur di Dinas Perpustakaan dan Kerarsipan setelah Bupati Maros Hatta Rahman memutasi 141 pejabat eselon II, III dan IV yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Rabu (17/1/2018) lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/penipuan_20180119_180709.jpg)