Setahun Diresmikan, Pelabuhan Perikanan Untia Pun Beroperasi, Tempat Beli Ikan Murah

Beroperasinya TPI ini tentunya sangat menguntungkan para pedagang ikan untuk di jual kembali di pasar tradisional. Selain murah, aksesnya terjangkau

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ardy Muchlis
SALDY/TRIBUN TIMUR
Suasanan TPI (tempat pelelangan ikan) Untia Makassar 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Setelah setahun lebih diresmikan resmikan Presiden RI Joko Widodo pada 26 November 2016 lalu, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Untia akhirnya beroperasi.

Minggu (14/1) adalah hari kedua pelabuhan ini beroperasi.

Meski belum beroperasi secara normal, namun aktivitas di pelabuhan tersebut mulai ramai di kunjungi masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar kawasan pelabuhan.

Ditahap awal ini, pengelola PPN Untia mengoperasikan sektor yang berada di kawasan TPI (tempat pelelangan ikan) Untia.

Penanggung Jawab PPN Untia Andi Mannojengi, mengatakan dengan mengoperasikan sektor TPI, akan meyakinkan masyarakat bahwa TPI ini tidak sekedar dibangun, tapi dibangun untuk memajukan industri perikanan di Sulawesi Selatan.

Hal ini katanya juga akan memudahkan masyarakat dan pengecer untuk membeli hasil tangkapan para nelayan lokal ataupun lintas pulau.

"Beroperasinya TPI ini tentunya sangat menguntungkan para pedagang ikan untuk di jual kembali di pasar tradisional. Selain murah, aksesnya terjangkau," katanya.

Hadirnya TPI lanjut Mannojengi juga untuk memudahkan masyarakat yang ada di Utara dan Timur kota Makassar, bahkan tak menutup kemungkinan ada warga Maros ke TPI Untia.

"Pelabuhan ini kan jaraknya tidaklah jauh dari kabupaten Maros, ya sekitar 15 menit jarak tempuhnya ke Maros," ujar Mannojengi saat ditemui di PPN Untia.

Pelabuhan Untia memiliki banyak fasilitas atau sektor industri, selain TPI, ada juga Mushalla, Balai Pertemuan Nelayan, Kantor Pelabuhan, tempat perbaikan jaring (TPJ), Pos Jaga, Kios, Toilet, Rumah Dinas, Tangga Revitme (persinggahan kapal ikan), pemecah ombak, Genset, Ruang Penyaringan Air Bersih, Pertokoan (kios).

Menurut Mannojengi, TPI Untia letaknya berada di titik strategis berada di tengah antara Pasar Sentral Maros di kabupaten Maros, dan Pasar tradisional Daya, dan tak jauh dari pusat kota Makassar.

Tidak sekedar masyarakat, jika TPI ini beroperasi akan meningkatkan perekomomian di kota Makassar.

TPI Untia, menambah daftar TPI di Makassar yang sebelumnya hadir di TPI Paotere, dan TPI Rajawali.

Proyek ini mulai digarap pemerintah pusat sejak 2006, hingga selesai 2015. Total anggaran yang di gelontoran sebesar Rp 202.302.538.000.

Proyek ini di resmikan langsung Presiden RI Joko Widodo November tahun 2016, hadir saat itu Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, dan sejumlah pejabat Forkopimda Sulsel, dan ratusan nelayan.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved