Pilkada Enrekang 2018
Cerita Komisioner KPU Enrekang, Begadang Tunggui Paslon
Ia pun mengakui harus kurang waktu bertemu dengan anaknya yang masih SD demi menjalankan tugasnya.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Enrekang mulai memasuki tahapan-tahapan penting.
Hal itu tentu membuat para komisioner KPU Enrekang mulai sibuk melakukan persiapan, verifikasi dan sebagainya.
Sehingga mereka kerap dituntut harus bekerja hingga larut malam demi menjaga proses kelancaran pesta demokrasi lima tahunan itu.
Komisioner KPU Enrekang, Rahmawati Karim, mengakui tahapan-tahapan Pilkada memang harus membutuhkan stamina yang prima.
Itu lantaran dirinya harus siap mengerjakan tugas verifikasi hingga larut malam apalagi saat momen detik-detik akhir pendaftaran para kandidat kemarin, Rabu (10/1/2018).
Baca: KPU Enrekang Tunda Pemeriksaan Kesehatan Pasangan MB-Asman, Ini Alasannya
Baca: Di KPU Enrekang, Muslimin Bando: Amiruddin yang Tinggalkan Saya
Ia dan komisioner KPU lainnya bahkan harus begadang hingga pukul 04.00 Wita dini hari tadi untuk menyelesaikan pekerjaannya.
"Ya tadi malam kita baru tidur jam 04.00 subuh jadi saya nginap di kantor, tidurnya di atas kursi saja. Itu pun harus bangun pagi-pagi lanjutkan kerjaan yang tersisa," kata Rahmawati kepada TribunEnrekang.com, Kamis (11/1/2018).
Ia pun mengakui harus kurang waktu bertemu dengan anaknya yang masih sekolah dasar (SD) demi menjalankan tugasnya.
"Pasti lelah dan kurang tidur, tapi inikan sudah menjadi resiko dan tanggung jawab kita. Jadi tidak ada masalah dan tak boleh mengeluh," tuturnya.
Ia menambahkan, sebagai komisioner KPU harus selalu siap, fokus, dan teliti dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/komisioner-kpu-enrekang-rahmawati-karim_20180111_151950.jpg)