Desa Cendana Enrekang Jadi Pilot Project Program ZCD Baznas, Ini Tujuannya
Kunjungan para perwakilan dari Baznas pusat tersebut didampingi langsung oleh Bupati Enrekang, Muslimin Bando dan komisioner Baznas Enrekang.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar
TRIBUNENREKANG.COM, CENDANA - Koordinator Zakat Community Deplopment (ZCD) Indonesia Timur Irfan dan Direktur Koordinator Zakat Nasional Baznas Pusat Nasir Tajang berkunjung ke Desa Cendana, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang.
Kedatangan mereka dalam rangka melakukan pengecekan lokasi pengembangan sapi perah melalui program ZCD.
Program ZCD adalah bantuan yang akan disalurkan kepada golongan fakir miskin yang masih dapat berdaya dengan syarat berbasis komunitas.
Kunjungan para perwakilan dari Baznas pusat tersebut didampingi langsung oleh Bupati Enrekang, Muslimin Bando dan komisioner Baznas Enrekang.
Dalam kesempatan itu, Muslimin, menjelaskan keberadaan Baznas adalah hadir melayani dan membantu orang orang miskin, anak telantar dan yatim piatu. Menolong mereka.
"Selama ini Baznas selalu hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, olehnya itu terima kasih kepada Baznas pusat yang peduli dengan masyarakat Enrekang," kata Muslimin Bando.
Nasir Tajang, menekankan Baznas tidak melulu fokus pada ekonomi semata tetapi harus berperan pada kesadaran beragama, berakhlak, bermoral dan taat beribadah kepada Allah.
"Kita ingin memastikan lokasi dan calon penerima bantuan pengembangan ternak sapi perah, kesiapan pendamping dari Dinas Peternakan dan berdialog langsung dengan masyarakat," kata Nasir Tajang kepada TribunEnrekang.com, Minggu (24/12/2017).
Ia menuturkan, nantinya, Desa Cendana akan dijadikan pilot proyek percontohan ZCD untuk pengembagan ternak sapi perah di Indonesia.
Pada kesempatan itu juga, 40 mustahik dapat bantuan berupa sapi perah dari Baznas pusat.(*)