BREAKING NEWS: Kantor DPRD Gowa Diserang Tadi Malam, Penyerang Bawa Batu dan Busur
Kantor DPRD Gowa Jl. Masjid Raya, diserang sekelompok orang, Senin (4/12) malam.
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA- Kantor DPRD Gowa Jl. Masjid Raya, diserang sekelompok orang, Senin (4/12) malam.
Menurut keterangan seorang anggota Satpol PP yang berjaga, kejadian itu terjadi sekira pukul 23.30 Wita.
"Anak-anak punk. Tiba-tiba melempar. Kita sementara minum-minum kopi didalam langsung ada yang melempar batu," katanya saat ditemui di TKP.
Baca: Detik-detik Ashanty Buka Pintu dan Pergoki Baby Sitter-nya Beginian di Kamar, Lihat Suster Zaman Now
Baca: Lihat Foto dan Video Rina Nose Tanpa Jilbab di London. Rambut Pirang dan Sebut Amerika
Menurut anggota Satpol PP, para pelaku yang melempar itu berkisar lebih 10 orang.
"Mereka melempar dari samping masjid, lebih 10 orang kayaknya. Ada juga bawa busur. Tadi ada yang hampir dikena. Ini masih banyak batunya," lanjutnya.
Saat melempar, kelompok anak punk itu sempat berteriak mengajak duel.
"Katanya keluar ko kalau berani. Kita sempat ji juga kerja ke Lambaselo tapi waktu balik mereka kejar lagi kita sambil lempar batu. Tidak tahu juga masalahnya apa. Kita tidak pernah ada masalah disini," ujarnya.
Sebelum melempar ke arah kantor DPRD, mereka juga sempat melempar ke Kantor Bupati Gowa yang tidak jauh dari kantor DPRD.
Kini para pelaku sudah diamankan di Mapolres Gowa.
"Sudah mi diambil tadi sama intel. Saya tanya kenapa ko melempar, katanya kan anak punk. Sembarang saja," tambahnya.
Kasat Intelkam Polrea Gowa, AKP Surahman saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
"Ini yang masih belum jelas, apakah diserang atau kenakalan rèmaja tapi yang pasti ada beberapa anak muda diamankan oleh anggota intel yang secara kebetulan tidak jauh dari lokasi. Saat ini ada beberapa orang yg sementara diamankan ke mako," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/gowa_20171205_090711.jpg)