Pilgub Sulsel 2018
Syamsuddin Karlos: Saya Tidak Jebak Ustad Aziz
Bendahara PAN Sulsel, Syamsuddin Karlos membantah menjebak Aziz Qahhar Mudzakkar
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Bendahara PAN Sulsel, Syamsuddin Karlos membantah menjebak Aziz Qahhar Mudzakkar dengan cara memberikan smartphone-nya berlogo Punggawa-Macakka.
"Saya tidak jebak ustad Aziz, kalau ada bilang saya jebak, itu salah," katanya, Minggu (26/11/2017).
Karlos mengungkapkan Aziz mencari Ketua PKS Jeneponto, Andi Tahal Fasnih.
"Kebetulan ketua PKS itu adalah om saya. Pas bersamaan dia cari ketua PKS, langsung masuk telpon dari ketua PKS," kata Karlos via telpon, Sabtu (25/11/2017).
Karlos mengungkapkan langsung memberikan smartphonenya kepada Aziz Qahhar Mudzakkar.
"Dia bicara mi pakai telpon ku, mungkin setelah acara mereka ketemu," katanya.
Sebelumnya, Tim NH Aziz mengungkap beragam cara dilakukan untuk menggerus dukungan pasangan Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) yang terus menuai simpati dari masyarakat Sulsel.
Bahkan, cara kotor dengan 'menjebak' pasangan NH-Aziz dijalankan para lawan politiknya.
Seperti yang menimpa Ustad Aziz saat menghadiri puncak Hari Ulang Tahun ke-108 Muhammadiyah di Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Sabtu (25/11/2017) kemarin.
Ustad Aziz diduga 'dikerjai' oleh anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PAN Syamsuddin Karlos yang berujung pada viralnya foto pasangan NH itu di media sosial. (*)