Breaking News:

CITIZEN REPORTER

Business Matching UPKB Unhas, Sarana Efektif Pertemukan Investor dan Pelaku Usaha Binaan

Business Matching ini menyeleksi ada 12 tenant yang merupakan mitra binaan dari UPKB Unhas

CITIZEN REPORTER
Para Undangan, Investor dan Pengusaha serta tim UPKB UNHAS berfoto bersama 

Citizen Reporter,  Andry dari UPKB Unhas melaporkan dari Makassar

"Business Matching yang digelar oleh UPKB (Unit Pengembangan Kewirausahaan & Bisnis) Unhas kami har akapan memperkuat ekosistem kewirausahaan khususnya dikampus," ujar Dr.Ir.Mardiana E Fachry.Msi, Jumat (17/11/2017).

”Kami dikampus saat ini (Unhas-red)  telah berkonstribusi menciptakan pengusaha baru, sebagian mahasiswa saat ini telah memilih menjadi pengusaha sebelum lulus, dibanding mencari pekerjaan lagi hal ini sangat positif dan harus terus dikembangkan”, imbuh Mardiana.

Kegiatan yang di dukung oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia merupakan program dari Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti untuk pengembangan inkubator bisnis teknologi yang ada di perguruan tingg.

Business Matching ini menyeleksi ada 12 tenant yang merupakan mitra binaan dari kami (upkb unhas-red) yang telah mendapatkan konsultasi, coaching, dan bantuan pendanaan. Tenant ini kami anggap sudah layak dipertemukan dengan investor dan mitra bisnis” ujar Dr.A.M.Nur Bau Massepe, MM yang bertindak sebagai Ketua pelaksana Business Matching kali ini.

Terbagi kedalam tiga kategori usaha yaitu tenant yang berbisnis makanan (kuliner/snack), kesehatan (kecantikan) atau obat-obatan serta teknologi informasi (aplikasi). Mereka ini merupakan tenant in wall dan out wall dari mitra binaan UPKB Unhas selama ini. Tenat yang ikut adalah maeki seaweed, snack jodohku, ampa bakery, Burger D.Nice, kikome, kaju ice cream, bedda bolong indo emmeng, sabun bintang,  Allope, Dang, dan Upana studio internasional.

Undangan yang hadir terdiri dari pengusaha sukses didaerah ini, perwakilan Asosiasi Pengusaha seperti KADIN (Kamar Dagang Indonesia) Sulawesi Selatan, APINDO, IMA (Indonesia Marketing Association), BOOM Community dan lainnya. Hadir Bapak Yongris Lao, H.Razak Djalle, H.Baharuddin Sellang, Bapak Ilham Nur Putra, manajemen dari indomaret, dan penggerak Bukalapak, Hambali.

Yongris Lao, owner Hasa Mitra mengatakan bahwa kunci agar sukses sebagai pengusaha itu hanya sat adalah trust. Kepercayaan itu sangat penting untuk keberlangsungan usaha kita. Itu yang harus kalian jaga, ujar didepan peserta.

Acara ini juga menampilkan bapak Iwan Iwut Tritoasmoro dari AIBI (Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia) dan Tekad Iman dari Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti.

Diakhir acara peserta tenat berinteraksi langsung dengan investor, mitra bisnis, dan perwakilan perusahaan yang menghasilkan deal dan transaksi bisnis yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Business Matching adalah sebuah sarana yang efektif untuk mempertemukan tenant (usaha binaan) dengan mitra bisnis atau pun investor agar terjalin kerjasama menguntungkan. Bagi mitra bisnis atau investor dapat menemukan usaha-usaha baru yang inovatif untuk memperkuat bisnisnya, atau investor untuk melebarkan portofolio dan instrument investasinya dengan menemukan mitra bisnis yang tepat. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved