Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Heboh Video Pemukulan Siswa di Kelas, Penyebarnya Minta Ampun. Ternyata Ini Kejadian Sebenarnya

Ini pelajaran bagi siapa saja agar tidak seenaknya membagikan peristiwa kekerasan di media sosial.

Tayang:
Penulis: Desy Arsyad | Editor: Mansur AM
Guru pukul siswa 

Dari penelusuran di profilnya, Fery Palque berasal dari Sambas, Kalimantan Barat.

Mulai bergabung di Facebook pada Februari 2017, dan telah diikuti 1.332 orang.
Video kekerasan terhadap siswa yang berdurasi 37 detik ini, menjadi viral dan terus menyebar.

Ini Kejadian Sebenarnya, Bukan Pemukulan Guru Terhadap Siswa

Beredarnya video pemukulan terhadap siswa di satu sekolah, saat ini telah menemui titik terang.

Video tersebut ternyata perkelahian antar-murid yang terjadi di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Pontianak.

Baca: Lowongan Kerja - Komisi Pemberantasan Korupsi Cari Pegawai Lulusan SMA dan Sederajat

Baca: Hah! Kenapa Putri Presiden Kahiyang Ayu Pilih Nikah di Hari Rabu? Jawabannya Mengejutkan!

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Alexius Akim meluruskan video yang sempat viral terhadap kasus perkelahian itu memang terjadi di Pontianak dan itu tidak melibatkan guru dengan siswa atau orangtua dengan murid.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Alexius Akim
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Alexius Akim (pontianak.tribunnews.com)

"Itu perkelahian antar sesama siswa, tidak ada melibatkan guru dan orangtua seperti yang dihebohkan di media sosial," katanya, Selasa (7/11/2017).

Akim menegaskan isu yang berkembang itu tidak benar dan saat ini antar sesama siswa tersebut sudah saling damai dan berteman seperti semula.

Ditempat yang sama, komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kalbar, Alik R Rosyid memberikan keterangan pers terkait viralnya sebuah video perkelahian didalam sebuah ruangan belajar. Video itu menyita perhatian publik sampai ditingkat Kementerian Pendidikan dan KPAI Pusat.

Ramai di media sosial kalau video tersebut adalah kasus pemukulan yang melihat guru terhadap muridnya, tidak hanya itu, ada asumsi lain seperti yang disebutkan oleh KPAI Pusat kalau video itu juga melibatkan orangtua murid yang tidak terima anak gadisnya diperlakukan tidak senonoh oleh murid lainnya.

Namun isu itu dimentahkan oleh Komisioner KPAID Kalbar, Alik yang menyatakan kalau kejadian itu bukanlah seperti yang dimaksud oleh KPAI Pusat.

"Pagi kemaren (6/11), kita mendapatkan berita tentang kejadian kekerasan fisik disebuah sekolah Pangkal Pinang, nah kemudian pada hari yang sama wakil ketua KPAI pusat langsung hadir di Pangkal Pinang dan disana dipastikan memang ada terjadi kekerasan terhadap anak sekolah, tetapi tidak seperti yang video itu beredar. Jadi video itu tidak terjadi di Pangkal pinang," ucapnya saat memberikan keterangan setelah pertemuan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Selasa (7/11/2017).

Ketika sudah ada kepastian itu bukan video di Pangkal Pinang, Alik menambahkan kemaren sore (6/11) ia langsung mendatangi sekolah yang diduga menjadi TKP di video yang beredar. Karena hari minggu malam ia sudah mendapat informasi kasus kekerasan disebuah sekolah di Pontianak.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved