Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulsel Sarankan Pemkab Enrekang Bangun Ini
Itu dibutuhkan sebagai wadah sosialisasi sejarah dan nilai-nilai kebudayaan yang ada di Kabupaten Enrekang.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Kepala Sub bagian Tata Usaha Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulsel, Mohammad Natsir menilai Kabupaten Enrekang membutuhkan museum cagar budaya.
Itu dibutuhkan sebagai wadah sosialisasi sejarah dan nilai-nilai kebudayaan yang ada di Kabupaten Enrekang.
Termasuk untuk mengenalkan pada dunia terkait kebudayaan Suku Massenrempulu agar dapat diakui secara nasional maupun dunia.
"Saya kira untuk menunjang pengakuan Suku Massenrempulu, Enrekang harus miliki sebuah museum," kata Mohammad Nasir saat menjadi pemateri dialog kebudayaan di Aula Dinas Pendidikan Enerekang, Rabu (11/10/2017).
Baca: Dikbud Enrekang Rumuskan Pakaian Adat Suku Massenrempulu Lewat Dialog Kebudayaan
Ia menjelaskan, museum itu nantinya akan memudahkan pengenalan kebudayaan Massenrempulu.
Itu dikarenakan seluruh pakaian adat, rumah adat dan sejarah kebudayaan Massenrempulu beserta nilai-nilainya akan disajikan di dalam museum budaya tersebut.
Selain itu museum juga bakal menjadi tempat edukasi bagi para generasi penerus dan para tourist mengenai sejarah Suku Massenrempulu.
"Jika kita ingin diakui sebagai suku memang harus membutuhkan sarana penunjang seperi museum," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/enrekang_20171011_153437.jpg)