cpns 2017
Anda Peserta CPNS 2017 yang Akan Mengikuti Tes Kesamaptaan? Ini Kriteria Kelulusan Tesnya
Tes Kesamaptaan/Jasmani, meliputi dua hal yakni Tes Kesamaptaan "A" yaitu: Lari Keliling Lapangan selama 12 menit
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Arif Fuddin Usman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anda pelamar seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2017? Jika iya, ada baiknya Anda tahu mengenai tes kesamaptaan. Sebab tes ini bakal diujikan bagi beberapa unit kementrian yang tengah membuka seleksi CPNS 2017 saat ini.
Apa itu tes kesemaptaan dan apa saja yang akan dilalui pada tes kesemaptaan? Tes kesamaptaan adalah salah satu tahap seleksi hampir sama dengan melakukan tes fisik atau tes kesehatan yang diikuti calon pelamar.
Kesamaptaan berasal dari kata samapta yang memiliki arti ready atau prepared atau bisa juga diartikan kesiapan fisik. Tes kesamaptaan terdiri dari beberapa jenis. Di antaranya seperti lari, push up, sit up, pull up dan chining, dan shuttle run.
Baca: Lulus CAT CPNS 2017 Kemenkumham Sulsel, Berikutnya Tes Kesamaptaan di Brimob, Ini Alasan?
Baca: SKD CPNS 2017 Gelombang 2 - Dilansir Menpan, Ini Gambaran Umum Soal-Soal SKD CAT
Untuk lari, biasanya dilakukan selama 12 menit bagi laki-laki dengan minimal jarak tempuh 1.200 meter. Sedangkan untuk perempuan lari lebih lama 2 menit, yakni 14 menit dengan minimal jarak tempuh 1.200 meter.
Selanjutnya, push up. Push up dilakukan untuk mengetahui daya tahan lengan bagian luar. Standar push up untuk laki-laki antara 35 sampai 40 kali, dan standar push up untuk perempuan antara 30 sampai 35 dengan waktu biasanya 1 menit.
Sit Up adalah gerakan duduk kemudian bangun. Tes ini bertujuan untuk mengetahui daya tahan serta fleksibilitas otot perut. Standar untuk laki-laki 35-40 kali, standar untuk perempuan 30 kali dengan waktu 1 menit.
Baca: Kepala BKN Akhirnya Pilih Buka Rahasia Agar Pelamar Bisa Lulus Tes CPNS
Adapun untuk pull up, pull up dilakukan untuk mengetahui kekuatan otot lengan. Pull up adalah gerakan dengan cara seperti bergantung pada tiang horizontal kemudian menarik badan ke atas sampai dagu melewati tiang itu dan kembali turun sampai tangan lurus dengan standar untuk laki-laki 10 kali.
Tes Shuttle Run
Yang terakhir adalah shuttle run. Shuttle run adalah lari membentuk angka 8. Lari dengan kecepatan penuh (sprint) melewati dua patok besi yang berjarak kurang lebih 10 meter dengan titik awal sebelah kanan patok belakang.
Setelah ada aba-aba start atau peluit, Anda lari dari titik awal itu menuju sebelah kiri patok depan kemudian memutari patok itu sampai berada di sebelah kanan patok depan, setelah itu lari kembali ke patok belakang sebelah kiri, memutari patok itu sampai berada di sebelah kanan patok belakang kembali.
Lari membentuk angka 8 itu dilakukan sebanyak 3 kali putaran dan dicatat waktu tercepatnya dan ingat, harus dilakukan dengan kecepatan penuh agar nilainya bagus. Tes ini untuk mengukur akselerasi dan kelincahan tiap peserta. Upayakan waktu yang diperlukan tidak lebih dari 20 detik.
Baca: Persib Seri Lagi, Ini 6 Catatan Menarik Calon Lawan PSM Itu!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/cat1_20170912_205005.jpg)