136 Mahasiswa Pendamping Petani STPP Gowa Turun Lapangan, Ini Tugasnya
Syaifuddin MP menitip pesan kepada mahasiswa agar senantiasa mengingat dan menjaga almamater, saat di lokasi.
Penulis: Hasrul | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Setelah mengumumkan nama mahasiswa beserta lokasi pendampingan, Selasa, (3/10/2017) Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Gowa melepas 136 mahasiswanya untuk ke lokasi masing-masing.
Adapun daerah yang dituju ialah Keabupaten Gowa, Kabupaten Bone, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Takalar, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Maros, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Selayar, Kabupaten Wajo, Kabupaten Barru, Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Sinjai.
Dr Ir Kartika Ekasari Z MSi selaku pelaksana kegiatan, para mahasiswa yang akan ke lokasi diberi tugas untuk mengawal komoditas tanaman pangan (kedelai), perkebunan (kakao dan kopi), peternakan (sapi/SIWAB), dan hortikultura (cabai, bawang merah dan mangga).
"Lokasi mereka berbeda-beda tergantung dari jurusan dan komoditas apa yang mereka akan kawal," ujarnya melalui rilis kepada tribuntimur.com, Selasa (3/10/2017).
Di tempat terpisah Ketua STPP Gowa Dr Ir Syaifuddin MP menitip pesan kepada mahasiswa agar senantiasa mengingat dan menjaga almamater, saat dilokasi.
"Lakukan silaturrahmi dengan Dinas terkait, ke BP3K, Penyuluh, jalin sinergitas sebab kalian akan berada dilokasi selama 2 bulan, jalin hubungan baik dengan masyarakat dimana kalian ditempatkan," katanya memberikan saran.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/stpjf_20171003_180705.jpg)