Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Inilah Jingle HUT Sulsel Ke-348, yang Nyanyi Siswi SMA Lho!

Meski memakai baju adat, ternyata Baso lebih berbeda. Ia memakai Songkok To Bone atau Songkok Guru. Kumisnya pun lebih tipis

Penulis: AS Kambie | Editor: AS Kambie

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Sulsel sudah meluncurkan jingle HUT Sulsel Gemilang. Lagu ini berdurasi 56 detik menceritakan kegemilangan Sulsel merajut peradaban baru di Indonesia.

“Jingle ini dinyanyikan anak SMA,” kata Ketua Panitia HUT Sulsel Ke-348, Irman Yasin Limpo, di Makassar, Senin (02/10/2017) malam.

Puncak Perayaan HUT Sulsel Ke-348 digelar pada Kamis (19/10) di Stadion Barombong, Makassar.

None, sapaan Irman, mengatakan, lima ribu orang diundang menghadiri acara ini. Seluruh kepala desa, kepala dusun, kepala lembang, dan kepala sekolah bakal hadir dalam malam ramah tamah sendiri berisi koreografer kepemimpinan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) selama 9 tahun ini.

Sebanyak tiga ribu penari, dua ribu penari karawitan, dan seribu penari dari gerakan seniman masuk sekolah akan ditampilkan.

None ditunjuk lagi menjadi Ketua Panitia HUT Sulsel. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulsel ini kembali dipercaya menakhodai ajang spektakular Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel setelah dia kehilangan status ini tahun lalu.

None sukses menghentak Sulsel lewat HUT kalah menjadi ketua panitia pada tahun 2010, HUT ke-341. Kala itu, dimunculkan maskot Baso-Besse.

Ketika itu, I Baso-Besse muncul dengan pakaian adat murni. Pun tampa embel-embel kata-kata.

Pada HUT Ke-342 Sulsel, 2011, I Baso-Besse muncul lagi. Tapi sudah berubah. Pakaian I Besse sudah lebih moderen.
Kepanitian HUT Sulsel Ke-342 juga diketuai None.

"Ini HUT Sulsel yang akan paling berkesan,” tegas None.

Dalam HUT Sulsel Ke-348 I Baso-Besse "hidup" lagi.  "Ketika saya pertama kali mendapatkan surat keputusan (SK) maka saya berjanji akan menghidupkan kembali maskot Baso-Besse," kata None.

None sedih. Ia menggugat dan kecewa karena Baso-Besse "dimatikan" pada HUT Sulsel sebelumnya. "Saya pun sempat ingin membuat misi untuk mencari kuburan Baso-Besse," ujarnya.

Beberapa panitia tertawa mendengar kalimat None. Ada juga yang tersenyum. Namun, ada juga tertunduk.
None merancang maskot Baso-Besse dengan gaya berbeda.

Meski memakai baju adat, ternyata Baso lebih berbeda. Ia memakai Songkok To Bone atau Songkok Guru. Kumisnya pun lebih tipis ketimbang Baso pada HUT ke 342 Sulsel.

Baso juga memakai janggut sedangkan Baso versi 2011 tidak.  Selain itu, Besse terbaru lebih kelihatan muda dengan pakaian adat baju bodo.
Besse ini juga terlihat memakai bandul, Besse 2011 hanya memakai tusuk sanggul.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved