Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kades Bababinanga Ancam Tuntut Penyebar Hoax Busung Lapar di Pinrang

Keluarga Sulaeman mendapat bantuan bedah rumah dari pemerintah sekitar dua tahun lalu.

Penulis: Hery Syahrullah | Editor: Hasriyani Latif
hery syahrullah/tribunpinrang.com
Kediaman keluarga Sulaeman di Kampung Jawi-jawi, Desa Bababinanga, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang. 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, DUAMPANUA - Baru-baru ini, masyarakat Kabupaten Pinrang dihebohkan dengan beredarnya informasi di media sosial (medsos) bahwa ada keluarga di Kampung Jawi-jawi, Desa Bababinanga, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) menderita busung lapar.

Keluarga itu dikabarkan bertahan hidup dengan mengonsumsi makanan basi. Keluarga yang dimaksud adalah pasangan Sulaeman (45) dan Sakka (40), beserta dua buah hati mereka. Informasi itu diunggah seorang pengguna akun bernama Ardi Manggala Rkt-Pinrang, beberapa hari lalu.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Bababinanga, Lambaba membantah ada warganya yang terkena busung lapar. "Kami selalu memonitor warga. Tidak mungkin kami biarkan ada yang hidup miris," katanya saat dikonfirmasi TribunPinrang.com, Selasa (26/9/2017).

Lambaba menegaskan, pihaknya akan mencari pemilik akun yang mengunggah kabar tak benar itu di medsos. Pasalnya, ia telah mencoreng nama baik pemerintah Desa Bababinanga.

"Saya akan cari orangnya dan mau tuntut dia," tegasnya. Senada dengan itu, tetangga Sulaeman, Nasrah turut naik pitam dengan viralnya informasi itu.

"Seolah-seolah kami sebagai tetangga tak peduli dengan keluarga Sulaeman," ujarnya.

Sekadar informasi, keluarga Sulaeman mendapat bantuan bedah rumah dari pemerintah sekitar dua tahun lalu. Selain itu, mereka juga memperoleh bantuan raskin rutin dari pemerintah setempat.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved