Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

VIDEO: Dokter Makassar Ini Hadiri Promo Terakhir Balapan F1 di Malaysia

Pemerintah Malaysia dan pemegang hak komersial olah raga itu telah mengumumkan bahwa kesepakatan tuan rumah negara Malaysia akan berakhir satu tahun l

Penulis: CitizenReporter | Editor: Mansur AM
dr Wachyudi Muchsin, Humas IDI Makassar, dari Malaysia 

Laporan 

dr Wachyudi Muchsin SH
Humas IDI Kota Makassar
Melaporkan dari Kuala Lumpur Malaysia

TRIBUN-TIMUR.COM - Sebuah kesyukuran bisa hadir langsung di Kuala Lumpur Malaysia Promosi Formula 1 di Mal KLCC Malaysia.

Formula 1 terakhir kalinya akan digelar 1 Oktober di Sepang Malaysia.

Acara atas undangan pengurus Dewan Perdagangan Islam Malaysia (DPIM)

Pemerintah Malaysia dan pemegang hak komersial olah raga itu telah mengumumkan bahwa kesepakatan tuan rumah negara Malaysia akan berakhir satu tahun lebih cepat. 

( Baca: Luar Biasa! Video Klip Agnez Mo Terpopuler di Youtube, Padahal Baru 3 Hari Loh )

Malaysia telah menjadi tuan rumah GP Formula Satu di Sirkuit Internasional Sepang (SIC) sejak 1999 tetapi pemerintah menyebutkan bahwa bahwa balapan 1 Oktober tahun ini akan menjadi balapan terakhir F1 di sepang Malaysia.

"Selalu menyedihkan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada anggota keluarga Formula 1," kata Direktur Pelaksana Operasi Formula Satu Sean Bratches.

( Baca: Pendaftaran CPNS 2017 - Berakhir Hari Ini, Pantau Terus sscn bkn go id, Siapa Tahu Ada Info Penting )

"Selama hampir dua dekade, para penggemar Formula 1 Malaysia telah membuktikan dirinya sebagai para pendukung paling bergairah olah raga ini."

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyebut turun drastisnya penjualan tiket, jumlah pemirsa dan pariwisata sebagai faktor-faktor yang berada di balik keputusan menghentikan status tuan rumah Malaysia untuk GP Formula Satu.

"Kabinet telah sepakat mengakhiri kontrak ketuan rumahan balapan Formula Satu, setelah mempertimbangkan lebih rendahnya pemasukan kepada negara ketimbang beban ketuan rumahan kejuaraan itu," sambung Najib

Bos tim Mercedes Toto Wolff berharap balapan terakhir di Sepang akan monumental dengan hasil spesial di Sepang.

"Balapan itu akan menjadi grand prix terakhir di sirkuit yang benar-benar menantang itu dan akan berarti banyak kalau menang di sana, demi semua penggemar di Malaysia," kata Toto.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved