Dikeroyok, Anggota TNI Ini Luka-luka, Sementara Rekannya Tewas
Sementara Asrul yang mengalami luka berat pada bagian kepala, nyawanya tidak bisa tertolong.
Penulis: Justang Muhammad | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan TribunBone.com, Justang Muhammad
TRIBUNBONE.COM, CINA - Dua orang menjadi korban penganiayaan sejumlah orang tidak dikenal di Dusun Batulapa Desa Lompu, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulsel, Sabtu (23/9/2017) dini hari. Mereka adalah Prada Rusdioanto Bin Tasakka (23) dan Asrul Bin Ado (18), warga setempat.
Prada Rusdianto yang merupakan anggota Linud 700 Makassar menderita luka terbuka pada pelipis sebelah kanan. Kini, dirawat di Puskesmas Cina.
Sementara Asrul yang mengalami luka berat pada bagian kepala, nyawanya tidak bisa tertolong. Ia pun sempat dirawat di RSUD Tenriawaru Bone sebelum akhirnya meninggal.
Humas RSUD Tenriawaru Bone Ramli menuturkan korban Asrul meninggal di ruang ICU. "Asrul masuk rumah sakit dalam kondisi tidak sadar, Luka di atas alis sekitar tiga senti, tiga jahitan, meninggal sekitar pukul 09.40 Wita," kata Humas RSUD Tenriawaru Bone, Ramli kepada tribunbone.com, Sabtu (23/9/2017) siang.
Diberitakan sebelumnya, keduanya dikeroyok sejumlah orang tidak dikenal di Dusun Batulapa Desa Lompu. Awalnya, kedua korban sedang berbaring di teras di depan rumahnya.
Tiba-tiba sekelompok pemuda membawa senjata tajam dan balok menghampiri korban. Sekelompok pemuda itu kemudian melakukan penganiayaan kepada kedua korban.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/asrul-korban-penganiayaan-di-bone_20170923_154316.jpg)