Yayasan BaKTI dan Filantropi Indonesia Gelar Diskusi SDGs, Ini Tujuannya
SDGs ialah proyek dari Ford Foundation yang merupakan tujuan pembangunan global yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) dan Filantropi Indonesia gelar diskusi di gedung BaKTI, Makassar, Sulsel, Selasa (19/9/2017).
Kerjasama antara BaKTI dan Filantropi Indonesia, adalah untuk mendiskusikan Philanthropy Learning Forum on SDGs, Sustainable Development Goals (SDGs).
Program and Communication Offiver Filantropi Indonesia Hety A Nurcahyarini mengaku, rangkaian diskusi ini adalah untuk mengidentifikasi persoalan yang dihadapi lembaga Filantropi lokal.
"Jadi contohnya seperti yayasan atau lembaga di indonesia, seperti yayasan perusahaan, yayasan keluarga dan juga yayasan yang berbasis di keagamaan, dan juga lainnl sebagainya," kata Hety.
SDGs ialah proyek dari Ford Foundation yang merupakan tujuan pembangunan global yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), disepakati oleh seluruh negara, termaksud Indonesia.
"SDGs adalah tujuan pembangunan yang berkelanjutan, ini ialah kelanjutan dari MDGs (millenium development goals) yang sudah berakhir dua tahun lalu. Ini prigramnya united nations," jelas Hety.
Makassar adalah kota ke dua, dari tujuh kota di Indonesia yang akan didatangi Filantropi Indonesia. Sebelumnya, acara ini berlangsung di kota Banjarmasin.
Peserta yang hadir dalam diskusi ini, diantaranya dari pihak pemerintah kota Makassar, aktivis LSM dan juga NGO, petani, nelayan, mahasiswa, pelajar, dan juga dari kalangan masyarakat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/jbakt_20170919_194929.jpg)