Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Begini Saran Bupati Luwu Timur Agar Kerukunan Terjaga

Luwu Timur adalah Indonesia mini, suku, agama, ras, dan antargolongan di dalamnya.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Mahyuddin
Ivan Ismar/tribunlutim.com
Rapat Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) di Gedung Simpurusiang, Desa Puncak Indah, Malili, Rabu (6/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

Begini Saran Bupati Luwu Timur Agar Kerukunan Terjaga

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Bupati Luwu Timur Thorig Husler meminta setiap warganya memiliki rasa tanggung jawab menjaga kerukunan dan menjauhi konflik.

Itu disampaikan Husler dalam rapat Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) di Gedung Simpurusiang, Desa Puncak Indah, Malili, Rabu (6/9/2017).

Husler menyebutkan, Luwu Timur adalah Indonesia mini, suku, agama, ras, dan antargolongan di dalamnya.

"Mari kita jauhi hal yang bisa menimbulkan persoalan kerukunan di Luwu Timur," kata Husler dalam arahannya.

Baca: Ganteng, Lulus Beasiswa Kuliah Kedokteran di Rusia, Kenalan Yuk dengan Cowok Luwu Timur Ini

Setiap orang harus jeli melihat riak-riak yang dapat menimbulkan gesekan yang merusak kerukunan yang selama ini dijaga.

"Dibutuhkan kerja sama dan kerja keras bersama untuk menjaga Luwu Timur tetap damai," pesan Suami Puspawati Husler itu.

Hadir diantaranya, Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bahri Syam, Anggota DPRD Luwu Timur, Sarkawi A.Hamid, Wakapolres Luwu Timur Kompol Sunardjo, Pabung, Mayor Inf. Simon Marthes, dan kepala dinas.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved