CITIZEN REPORTER

Jemaah Haji Sakit, Segera Salat Taubat

Arus lalulintas dari Padang Arafah Musdalifah macet total. Jemaah haji diminta bersabar dan mengikuti petunjuk pembimbing.

Penulis: CitizenReporter | Editor: Suryana Anas
Jemaah Haji Sakit,  Segera Salat Taubat
CITIZEN REPORTER
Andi Yudha, jemaah haji asal Sulsel melaporkan dari Mekkah

Citizen Reporter, Andi Yudha, jemaah haji asal Sulsel melaporkan dari Mekkah

Saat ini, seluruh jemaah haji Indonesia, telah meninggalkan Padang Arafah. Mereka menuju  Mina, Jumat, 1 September,  pukul 06.00 waktu setempat.

Setiap maktab menyiapkan tujuh unit mobil untuk  mengangkut jemaah  dari Padang Arafah ke  Musdalifah dan Mina. Beberapa rombongan harus menempuh perjalanan dari Padang Arafah ke  Musdalifah ditempuh sekitar  9 jam. Padahal jarak  tempuh biasanya hanya 1 jam.

Arus lalulintas dari Padang Arafah Musdalifah macet total. Jemaah haji diminta bersabar dan mengikuti petunjuk pembimbing.

Andi Yudha, jemaah haji asal Sulsel, melaporkan, sebagian jemaah  telah  berada di Musdalifah untuk Mabit (bermalam). Setelah jam 06.00 malam para jemaah melanjutkan perjalanan ke Mina.

Sementara itu,  beberapa rombongan dari jemaah haji Indonesia menuju tempat pelontaran jumrah. Meskipun ada larangan keras dari maktab. Jemaah diminta melontar jumrah  mulai dari pagi hingga siang hari.

Pengalaman Spritual Andi Yudha menceritakan pengalamannya, saat mendengarkan ceramah di Masjid Nabawi, tiba-tiba sakit pinggang kambuh dan  tidak bisa berdiri. Akhirnya ia salat dengan cara  duduk.

Usai salat, ia mengingat pesan pembimbing haji Indonesia meminta jemaah yang sakit secara tiba-tiba segera salat taubat, sebelum dibawa ke rumah sakit atau ditangani dokter.

Setelah salat dan berzikir memohon ampun kepada Allah,  tiba-tiba  bisa berdiri dan jalan kembali ke hotel. Sejak saat itu,  penyakit pinggangnya tidak  pernah kambuh lagi.

"Baru saja terjadi, seorang jemaah haji dari Malang, Jawa Timur, mendatangi kami. Ia menyampaikan kalau dia kesasar sudah sekitar dua jam berputar. Namun,  tendanya belum dia dapatkan. Saat itu beberapa jamaah haji asal sulsel sedang duduk-duduk di dekat jalan raya.

Seorang jemaah tiba-tiba bingung, mereka diminta memohon ampunan dari Allah dengan membaca istigfar tiga kali.

Sambil mengingat dosa-dosanya. Beliau berdoa sambil menangis dan memejamkan mata.

"Saat beliau membuka mata. Alhamdulillah tiba-tiba sekian banyak orang dari balik pagar .Melambaikan tangan  ke arahnya.
Rupanya di depan kami adalah tendanya," kata Andi Yudha melaporkan.

Selasai Melontar Jumrah Seluruh jemaah haji sudah menjalankan ibadah melontar jumrah. Mereka bersiap kembali Mekah (*

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved