Jangan Khawatir! Saksi Kunci Korupsi e-KTP Tewas di Amerika, Tapi KPK Sudah Dapat Ini
Dikonfirmasi apakah benar kematian Johannes Marlien ka rena bunuh diri? Febri menjawab soal kronologis peristiwa pihaknya belum mengetahui secara rinc
"Saya tidak tahu bagaimana menceritakannya tanpa terdengar gila, tapi dalam 24 jam terakhir, ada dua kasus kematian yang menegangkan di perumahan mewah Los Angeles (West Hollywood/Pacific Palisades)," demikian informasi yang Kontan dapatkan dari boards.4chan.org.
Diceritakan, kejadian pertama terjadi di rumah besar yang dimiliki Tamme McCauley, putri Melvin dan Bren Simon, dari Simon Property Group.
Kedua terjadi di rumah besar yang terdaftar atas nama Johannes Marliem, seorang pria yang mendonasikan uang kepada Partai Demokrat AS dengan jumlah yang sangat besar.
Padahal, dia bukan warga AS dan tidak ada yang tahu siapa dirinya.
Menurut pihak kepolisian, kedua pria tersebut melakukan aksi bunuh diri, meskipun dilaporkan terdengar suara tembakan berkali-kali.
Berdasarkan laporan media lokal, mereka belum berhasil mengidentifikasi siapa korbannya.
Kendati demikian, menurut sumber KONTAN yang enggan diberitakan namanya, Johannes memang positif melakukan aksi bunuh diri. "Benar, kemarin," katanya.
Punya Rekaman Setya Novanto
Pengusaha Johanes Marliem sebelumnya disebut-sebut mengaku punya rekaman sebagai bukti keterlibatan Ketua DPR RI Setya Novanto di proyek e-KTP.
Bahkan rekaman percakapan itu mencapai ukuran 500 gigabyte. Wakil Ketua Komisi III Mulfachri Harahap menilai Johanes Marliem tidak punya wewenang untuk menyadap percakapan Novanto.
Karena itu Mulfachri peringatkan aparat penegak hukum dalam memproses bukti suara tersebut.
"Butuh proses yang panjang validasi dan seterusnya paling tidak untuk proses awal. Dia tidak punya kewenangan apa yang ada di dia sekarang," ujar Mulfachri Harahap di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (20/7/2017) lalu.
Mulfachri meminta aparat hukum juga berhati-hati terhadap informasi yang diberikan dari Johanes Marliem.
Hal ini mengingat keterlibatan Johanes juga sebagai peserta vendor e-KTP.
"Kita tidak bisa menelan mentah-mentah apa yang disampaikan Johanes Marlin. Kita tahu Johanes Marlin yang juga ikut berpartisipasi dalam vendor dan dia kalah," ungkap Mulfachri
Politisi PAN ini juga mengimbau agar KPK yang rencananya akan menyambangi Johanes Marliem ke Amerika Serikat agar waspada.
Karena Johanes tidak punya kepentingan menyimpan bukti rekaman tersebut.
"Paling tidak aparat berkepentingan apa yang dimiliki Johanes Marlin mengambil hati-hati dalam hasil rekaman itu," kata Mulfachri.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ott-jaksa-pamekasan_20170803_103547.jpg)