Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bayi 'Ajaib' di Enrekang Diberi Nama Rabiatul Al Adawiyah, Ini Artinya

Bayi perempuan yang dilahirkan oleh Utje Ramadani (19), itu diberi nama Rabiatul Al Adawiyah.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Imam Wahyudi
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Tim dari Pemerintah Kabupaten Enrekang bersama Utje Ramadani (tengah), wanita yang dikabarkan melahirkan 'bayi ajaib' di Dusun Penja, Desa Kareung, Kecamatan Enrekang, Senin (3/7/2017). 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Bayi yang diklaim ajaib di Dusun Penja, Desa Karueng, telah diberikan nama oleh keluarganya.

Baca: Usia Bayi Ajaib di Enrekang Hampir Sebulan, Polisi Belum Bisa Ungkap Siapa Ayahnya

Bayi perempuan yang dilahirkan oleh Utje Ramadani (19), itu diberi nama Rabiatul Al Adawiyah.

Apa arti dibalik nama tersebut?

Sejauh ini arti dan makna dari nama yang diberikan keluarganya tersebut belum diketahui.

Baca: Ibu Bayi Ajaib Diperiksa 10 Jam, Polres Enrekang Temukan Petunjuk

Itu lantaran, pihak keluarganya memang sangat tertutup terkait kelahiran bayi yang diklaim ajiab tersebut.

Nama bayi tersebut bisa diketahui dari informasi yang diperoleh dari Kepala Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Karueng, Anna Fitriana.

Namun, dikutip dari situs wikipedia, diketahui nama bayi tersebut sama dengan nama seorang sufi wanita yang dikenal karena kesucian dan dan kecintaannya terhadap Allah.

Wanita tersebut juga bernama Rabiatul Al Adawiyah yang juga dikenal dengan nama Rabi'ah Basri.

Rabi'ah dilahirkan di kota Basrah, Irak, sekitar abad ke delapan tahun 713 - 717 masehi.

Ia dilahirkan dari keluarga yang sangat miskin dan merupakan anak keempat dari empat bersaudara, sehingga ia dinamakan Rabiah yang berarti anak keempat.

Ia dikenal sebagai seorang wanita yang taat beribadah, saking taatnya Ia memutuskan untuk tidak menikah hingga akhir hayatnya.

Rabi'ah memilih untuk tidak menikah karena ia takut tidak bisa bertindak adil terhadap suami dan anak-anaknya kelak karena hati dan perhatiannya sudah tercurahkan kepada Allah.

Hingga saat ini telah banyak buku yang ditulis memuat kisah seorang, Rabiatul Al Adawiyah tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved