Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

2018, PLN Target Rasio Elektrifikasi di Sulselrabar Capai 100 Persen

Total pendapatan PLN Sulselrabar pada 2016 lalu mencapai Rp 11,32 triliun dan laba bersih hingga akhir tahun mencapai Rp 376,6 miliar.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Manajemen PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulselrabar) mengadakan kunjungan media ke kantor Tribun Timur di Jl Cendrawasih No 430 Makassar, Rabu (26/7/2017) Hadir General Manager PT PLN (persero) Wilayah Sulselrabar Bob Saril, Manager Bidang Niaga dan Pelayanan Pelanggan A Aris Suwardiyanto, Ahli Kinerja Ruslan Thalib, Plt Deputi Manajer Hukun dan Humas Rosita Zulkarnaen, Eko Wahyu Prasongko Supervisor Humas. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -PT PLN Persero Kanwil Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat (Sulselrabar) mencatat ada sekitar 2.563.104 pelanggan tahun ini. 73 persen dari angka tersebut berada di Sulsel.

GM PLN Sulselrabar, Bob Sarli menuturkan, dari jumlah tersebut, rasio elektrifikasi di Sulselrabar sudah 94,22 persen. Khusus Sulsel sudah 97 persen. "

Tahun depan, kita target semua sudah dialiri listrik," terangnya.

Supervisor Humas PLN Sulselrabar, Eko Wahyu Prasongko merincikan, dari 2,5 jutaan pelanggan, pelanggan sosial ada 44.918, rumah tangga 2.375.296, bisnis 122.939, industri 2.035, pemerintah 17.900, dan pelanggan multi guna 16.

"Semester pertama realisi pelanggan baru sebanyak 122 ribu," katanya.

Pada semester pertama tahun 2016, pendapatan PLN dari penjualan listrik sekitar Rp 4,26 triliun.

"Capaian semester pertama tahun ini Rp 4,5 triliun. Yah ada pertumbuhanlah," kata Eko sapaanya.

Total pendapatan PLN Sulselrabar pada 2016 lalu mencapai Rp 11,32 triliun dan laba bersih hingga akhir tahun mencapai Rp 376,6 miliar.

Menurutnya biaya pokok produksi berpengaruh besar terhadap pendapatan PLN. Makanya, pembangkit yang menggunakan bahan bakar yang mahal itu diganti ke yang lebih murah.

"Selain BBM, kami juga gunakan batu bara karena lebih murah," ujarnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved