Temui Warga, Ketua DPRD Mamuju Sampaikan Bahaya Terorisme Jelang Pileg

“Misalnya dengan menyebar hoax dan fitnah tak berdasar di facebook. Sehingga akhirnya memancing amarah pihak lain,” ujarnya.

nurhadi/tribunsulbar.com
Ketua DPRD Mamuju, Sitti Suraidah Suhardi, menyambangi warga Desa Tadui, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Minggu (30/7/2017). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Ketua DPRD Mamuju Sitti Suraidah Suhardi melakukan kunjungan kerja ke Desa Tadui, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Minggu (30/7/2017).

Di hadapan puluhan warga Desa Tadui, anak mantan Bupati Mamuju dua periode Suhardi Duka tersebut, menyampaikan tentang bahaya terorisme menjelan pesta politik.

Menurutnya, ancaman terorisme tak hanya seperti yang selama ini menghiasi pemberitaan layar televisi. Namun praktek terorisme sesungguhnya menjadi ancaman dan membuka celah disaat momentum kompetisi politik terjadi.

Baca: Warga Tagih Janji Bupati Baju Gratis Siswa ke Ketua DPRD Mamuju

“Misalnya saat-saat ini riak riak pasca pilgub tak bisa kita pungkiri masih ada. Belum lagi kita sudah diperhadapkan pada agenda jelang pemilihan legislatif. Sehingga ruang kompetisi yang terbuka lebar inilah yang dapat memicu persaingan tidak sehat dan dijadikan ajang bagi orang tak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi aksi tak bertanggungjawab pula,” kata Legislator asal partai demokrat tersebut.

Ia mencontohkan praktek saling serang di dunia maya yang kerap memancing terjadi perpecahan hingga ke dunia nyata.

Baca: VIDEO: Seruduk Rumah Warga, Begini Evakuasi Mobil Damkar di Mamuju Sulbar

“Misalnya dengan menyebar hoax dan fitnah tak berdasar di facebook. Sehingga akhirnya memancing amarah pihak lain,” ujarnya.

Olehnya itu, sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan di daerah. ia meminta kepada segenap elemen masyarakat untuk tetap solid dalam menjaga persatuan ditengah maraknya issu-issu provokatif melalui sosial media.

“Dengan cara seperti ini, pihak yang mau melakukan cara-cara tak bertanggungjawab itu akan sulit," ucapnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved